JAYAPURA — Wakil Gubernur Papua Aryoko F. Rumaropen membacakan sambutan Gubernur Matius Derek Fakhiri di tengah kerumunan warga yang antre membeli sembako murah. Kegiatan itu berlangsung di halaman Gereja GKI Kanaan, Perumnas IV Padang Bulan, sejak pagi.
"Gerakan Pangan Murah ini adalah wujud nyata kehadiran Pemerintah Provinsi Papua dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga yang terjangkau," demikian bunyi sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Wagub.
Dalam operasi pasar tersebut, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga eceran di pasar tradisional. Pemerintah daerah menjamin pasokan tetap stabil selama Ramadan dan menjelang hari besar keagamaan.
Gubernur menyebut program ini merupakan instrumen penting untuk mengendalikan laju inflasi di Provinsi Papua sepanjang tahun 2026. Pemenuhan kebutuhan dasar yang layak menjadi salah satu pilar visi daerah, yakni "Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni".
Uniknya, kegiatan ini tidak digelar di pasar atau kantor pemerintahan, melainkan di halaman rumah ibadah. Gereja GKI Kanaan Perumnas IV disebut telah memfasilitasi tempat dan mendukung penuh acara. Sinergi antara pemerintah dan gereja dinilai sebagai kekuatan penting dalam memperkuat kepedulian sosial.
"Saya berharap Gerakan Pangan Murah ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, meringankan beban ekonomi rumah tangga masyarakat serta berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Provinsi Papua," tutup sambutan Gubernur.
Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mitra Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua, pelaku usaha pangan, serta tokoh agama dan masyarakat setempat. Pemerintah berencana menggelar GPM secara berkala di titik-titik lain yang rawan lonjakan harga.