Gubernur Papua Matius D. Fakhiri Ajak Tokoh Agama Wujudkan Visi Papua Cerah

Penulis: Fajar  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 14:56:38 WIB
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengajak tokoh agama mendukung visi Papua Cerah.

JAYAPURA — Pemerintah Provinsi Papua resmi menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan pimpinan gereja untuk mempererat harmoni sosial di tengah percepatan pembangunan daerah. Langkah strategis ini ditegaskan dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung di Aula Lukmen, Gedung Negara, Kota Jayapura.

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengungkapkan bahwa peran pemuka agama sangat krusial dalam memastikan program pemerintah berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, dukungan dari para tokoh spiritual menjadi fondasi utama bagi stabilitas di wilayah paling timur Indonesia tersebut.

“Alhamdulillah, puji Tuhan para tokoh agama menyampaikan komitmen mereka untuk mendukung kepemimpinan Gubernur Papua dalam menjalankan berbagai program pembangunan,” ujar Fakhiri usai pertemuan pada Senin (04/05/2026).

Fokus pada Kesejahteraan Masyarakat dan Pendidikan

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan ruang dialog terbuka untuk membedah berbagai tantangan riil di lapangan. Isu-isu mendasar seperti kualitas pendidikan, akses kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat menjadi poin utama dalam pembahasan antara pemerintah dan tokoh agama.

Ketua FKUB Papua, Pendeta Lipiyus Biniluk, menyatakan kesiapan institusinya untuk menjadi mitra strategis pemerintah. Ia menekankan pentingnya komunikasi dua arah agar setiap kebijakan yang diambil pemerintah provinsi benar-benar menyentuh akar rumput.

“Kami para tokoh agama berharap agar kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat melalui program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” kata Biniluk.

Wujudkan Visi Papua Cerah sebagai Rumah Bersama

Pemerintah Provinsi Papua kini tengah memacu visi "Papua Cerah" yang menitikberatkan pada kemajuan merata dan perdamaian abadi. Gubernur Fakhiri optimistis, dengan keterlibatan aktif tokoh agama, nilai-nilai toleransi dapat tertanam lebih dalam di tengah keberagaman masyarakat Papua.

Fakhiri juga memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para pemuka agama yang selama ini menjadi garda terdepan dalam meredam potensi konflik sosial. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan iklim investasi dan sosial yang kondusif bagi pertumbuhan daerah.

“Papua adalah rumah bersama bagi semua. Dengan dukungan tokoh agama, kita bisa menjaga kedamaian dan mendorong pembangunan yang merata,” tegasnya.

Melalui penguatan sinergi ini, Pemprov Papua menargetkan terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih inklusif. Pendekatan berbasis kearifan lokal dan nilai keagamaan diyakini menjadi kunci utama dalam mewujudkan masyarakat Papua yang lebih maju dan sejahtera di masa depan.

Reporter: Fajar
Back to top