Wakapolda Papua Barat Dorong Petani Milenial OAP di Seluruh Kabupaten

Penulis: Ragil  •  Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50:01 WIB
Wakapolda Papua Barat mendorong pengembangan petani milenial OAP di seluruh kabupaten.

MANOKWARI — Kepolisian Daerah Papua Barat memperkuat koordinasi dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) guna mencetak generasi baru petani dari kalangan Orang Asli Papua (OAP). Langkah ini diambil untuk memastikan sektor pertanian di Bumi Cendrawasih dikelola oleh tenaga muda yang memiliki kompetensi teknologi pertanian terkini.

Wakapolda Papua Barat, Brigjen Pol Sulastiana, menyatakan bahwa pengembangan petani milenial harus dilakukan secara masif dan tidak hanya terpusat di ibu kota provinsi. Ia menginginkan program tersebut menjangkau seluruh kabupaten di wilayah Papua Barat agar potensi lahan di daerah dapat tergarap maksimal.

Mahasiswa Polbangtan Bakal Disebar ke Berbagai Kabupaten

Dalam skema pengembangan ini, para mahasiswa Polbangtan nantinya akan diterjunkan langsung ke tengah masyarakat di berbagai daerah. Mereka bertugas membawa konsep pertanian modern yang berkelanjutan untuk diterapkan oleh petani lokal di tingkat kabupaten.

Sulastiana menjelaskan bahwa para mahasiswa ini tidak akan bekerja sendiri. Dinas Pertanian setempat tetap diposisikan sebagai leading sector yang memberikan pendampingan teknis di lapangan. Sinergi antara akademisi muda, kepolisian, dan pemerintah daerah ini diharapkan mempercepat transformasi sektor agraria.

"Peningkatan jumlah petani muda perlu dilakukan agar Papua Barat tidak lagi mengalami kekurangan benih, keterlambatan masa tanam, maupun hasil produksi yang tidak sesuai target," ujar Brigjen Pol Sulastiana saat memberikan keterangan di ruang kerjanya baru-baru ini.

Target Swasembada Pangan dan Ketahanan Daerah

Keterlibatan generasi muda OAP dipandang sebagai solusi jangka panjang bagi ketahanan pangan daerah. Selama ini, kendala teknis seperti distribusi benih dan manajemen waktu tanam sering menjadi hambatan produksi. Kehadiran petani milenial diharapkan mampu memotong kendala birokrasi dan teknis tersebut melalui inovasi.

Polda Papua Barat berkomitmen untuk terus mengawal program ini agar swasembada pangan di Papua Barat dapat tercapai secara bertahap. Melalui keterlibatan aktif generasi muda, sektor pertanian diharapkan menjadi magnet ekonomi baru bagi masyarakat lokal di seluruh kabupaten.

Program pengembangan petani milenial ini menjadi salah satu pilar dalam mendukung kemandirian pangan, sekaligus membuka lapangan kerja produktif bagi pemuda OAP di sektor non-pemerintahan. Pemanfaatan teknologi pertanian menjadi kunci utama dalam menarik minat generasi muda untuk kembali mengolah lahan di daerah asal mereka.

Reporter: Ragil
Sumber: topbnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top