Gubernur Papua Fakhiri Dorong Warga Numfor Garap Kelapa Hibrida, Jagung, dan Kacang Hijau, Bantuan Bibit Siap Salur

Penulis: Sutomo  •  Jumat, 22 Mei 2026 | 10:37:07 WIB
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengunjungi Kampung Yenbepon untuk mendorong penanaman kelapa hibrida, jagung, dan kacang hijau.

BIAK — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meminta kepala distrik dan kepala kampung di Kepulauan Numfor segera menyiapkan lahan pertanian. Sebab, bantuan bibit dari pemerintah provinsi sudah tersedia dan harus segera disalurkan pada 2026 ini.

“Jangan tunggu tahun depan, karena sekarang sudah bulan Juni. Semua bibit dan program itu sudah ada di provinsi sekarang,” tegas Fakhiri saat mengunjungi Kampung Yenbepon, Kabupaten Biak Numfor, Kamis (21/5/2026).

Tiga Komoditas Unggulan untuk Ekonomi Keluarga

Fakhiri mendorong warga mengembangkan tiga komoditas utama: kelapa, jagung, dan kacang hijau. Untuk kelapa, ia meminta masyarakat menanam sebanyak-banyaknya karena wilayah pesisir Numfor didominasi tanaman kelapa yang bisa diolah menjadi kopra dan minyak kelapa.

“Kalau di Sarmi masyarakat sudah kerja kelapa untuk kopra dan minyak, saya yakin Numfor juga bisa,” ujarnya.

Pemerintah provinsi berencana menyalurkan bibit kelapa hibrida untuk mendukung peningkatan produksi. Selain itu, Pemprov Papua juga berjanji akan membeli hasil kopra atau panen kelapa masyarakat Numfor.

Jagung dan Kacang Hijau: Panen Cepat Hanya 3-4 Bulan

Untuk jagung dan kacang hijau, Fakhiri mendorong pola tanam tumpang sari. Kedua tanaman ini memiliki masa panen relatif cepat, sekitar tiga sampai empat bulan, sehingga bisa segera menambah pendapatan keluarga.

“Ini yang kita mau, supaya ada hasil di tengah-tengah keluarga,” ucapnya.

Bantuan Peternakan: Ayam dan Babi Harus Dikelola Kelompok

Tak hanya sektor perkebunan dan pertanian, Pemprov Papua juga menyiapkan bantuan peternakan berupa ayam potong, ayam petelur, hingga ternak babi. Namun, Fakhiri menekankan bantuan ini harus dikelola secara berkelompok, bukan individu.

“Saya minta dibentuk kelompok-kelompok usaha supaya hasilnya bisa dinikmati bersama oleh masyarakat kampung,” ujar Fakhiri.

Ia berharap penguatan sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan bisa menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi masyarakat Numfor secara berkelanjutan.

Reporter: Sutomo
Sumber: papuaterkini.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top