Sepanjang 2025, NVIDIA tercatat telah menggelontorkan dana investasi yang setara dengan lebih dari separuh pendapatan tahunan mereka ke dalam berbagai perusahaan rintisan AI. Angka 40 miliar dolar AS tersebut mencakup pembelian saham langsung, pendanaan ventura, dan akuisisi penuh terhadap sejumlah startup.
Langkah ini menunjukkan pergeseran strategi bisnis Jensen Huang, CEO NVIDIA. Jika sebelumnya perusahaan dikenal sebagai pemasok GPU untuk pusat data dan gaming, kini mereka mulai membangun portofolio aset intelektual di sektor AI secara langsung.
Beberapa kesepakatan yang sudah dikonfirmasi mencakup investasi di perusahaan pengembang model bahasa besar (LLM) dan platform AI generatif. NVIDIA tidak hanya menyuntikkan dana, tetapi juga mengintegrasikan teknologi mereka ke dalam produk mitra.
Dengan suntikan dana sebesar ini, NVIDIA berpotensi mengubah peta persaingan industri AI. Perusahaan yang menerima pendanaan akan mendapat akses prioritas ke chip H200 dan B200, dua prosesor AI paling laris saat ini.
Bagi startup AI kecil, kehadiran NVIDIA sebagai investor bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, mereka mendapat modal dan akses hardware. Di sisi lain, ketergantungan pada satu ekosistem berisiko membatasi fleksibilitas pengembangan di masa depan.
Meski investasi ini belum berdampak langsung ke konsumen Indonesia, tren ini relevan bagi pengembang AI lokal. Startup AI di Jakarta dan Bandung yang menggunakan GPU NVIDIA untuk pelatihan model bisa menikmati harga lebih kompetitif jika pasokan chip meningkat.
Bagi pengguna akhir, dampaknya baru akan terasa dalam 2-3 tahun ke depan. Aplikasi AI di ponsel dan laptop konsumen—mulai dari asisten virtual hingga editor foto—kemungkinan akan semakin cerdas dan responsif berkat investasi riset yang didanai NVIDIA saat ini.
Untuk memberi gambaran: 40 miliar dolar AS setara dengan total pendapatan NVIDIA pada kuartal keempat 2024. Jumlah ini juga lebih besar dari gabungan total investasi AMD dan Intel di bidang AI sepanjang tahun lalu.
Belum ada tanda-tanda perlambatan. Sumber internal menyebutkan masih ada beberapa kesepakatan senilai total 5-8 miliar dolar AS yang sedang dalam tahap negosiasi akhir. Jika terealisasi, total investasi NVIDIA di 2025 bisa mendekati 50 miliar dolar AS.