Pascakonflik di Papua Pegunungan, Kodim 1702/Jayawijaya Fokus Bantu Pemulihan Warga di Kampung Logonoba dan Wesakin

Penulis: Saiful  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30:01 WIB
Personel Kodim 1702/Jayawijaya melakukan karya bakti di Kampung Logonoba dan Wesakin pascakonflik.

WAMENA — Dua kampung di Distrik Asologaima, Papua Pegunungan, menjadi pusat kegiatan karya bakti yang digelar Kodim 1702/Jayawijaya. Kampung Logonoba dan Kampung Wesakin dipilih karena merupakan wilayah yang paling parah terdampak konflik beberapa waktu terakhir.

Dua Kampung yang Menjadi Prioritas Pemulihan

Kampung Logonoba dan Wesakin berada di wilayah pegunungan dengan akses jalan yang terbatas. Pascakonflik, sejumlah fasilitas umum di dua kampung ini dilaporkan rusak dan aktivitas warga lumpuh total.

Kodim 1702/Jayawijaya memusatkan personel dan logistik di dua titik tersebut. Program karya bakti mencakup pembersihan lingkungan, perbaikan jalan kampung, dan pendirian tenda darurat untuk warga yang rumahnya rusak.

Pendekatan Humanis untuk Warga yang Trauma

Konflik meninggalkan trauma mendalam bagi warga. Banyak yang masih enggan kembali ke rumah karena khawatir terjadi gelombang kekerasan susulan.

“Kami tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun kepercayaan warga agar mereka kembali berani beraktivitas,” ujar perwakilan Kodim 1702/Jayawijaya dalam keterangan yang diterima redaksi.

Pendekatan humanis menjadi kunci. Personel TNI diterjunkan untuk berbaur langsung dengan warga, membantu membersihkan puing-puing dan memperbaiki rumah ibadah yang rusak.

Fakta Singkat: Kondisi Pascakonflik di Papua Pegunungan

  • Lokasi terdampak: Kampung Logonoba dan Kampung Wesakin, Distrik Asologaima
  • Fokus pemulihan: Infrastruktur dasar dan trauma healing warga
  • Pelaksana: Kodim 1702/Jayawijaya bersama aparat keamanan setempat

Apa Langkah Selanjutnya untuk Warga?

Karya bakti ini merupakan tahap awal dari program pemulihan jangka panjang. Kodim 1702/Jayawijaya berencana melanjutkan dengan pembangunan rumah warga yang hancur dan normalisasi akses jalan ke distrik tetangga.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan. Pasokan sembako dan layanan kesehatan masih menjadi kebutuhan mendesak di dua kampung tersebut.

“Kami butuh kepastian. Jangan hanya ada saat terjadi kerusuhan, lalu hilang setelah reda,” keluh seorang tokoh masyarakat di Kampung Wesakin.

Koordinasi dengan Pemda dan Aparat Keamanan

Kodim 1702/Jayawijaya berkoordinasi dengan pemerintah distrik dan Polres Jayawijaya untuk memastikan keamanan pascakonflik. Patroli rutin diperketat untuk mencegah munculnya kembali gesekan antarwarga.

Program pemulihan ini dijadwalkan berlangsung hingga situasi benar-benar kondusif. Semua pihak berharap konflik serupa tak terulang di masa depan.

Reporter: Saiful
Sumber: radarpapua.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top