Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menyatakan keberadaan 13 Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) di wilayah Kodam XVII Cenderawasih mulai dirasakan manfaatnya oleh warga di tiga provinsi. Prajurit Batalyon TP kini bisa dikerahkan langsung untuk membantu masyarakat tanpa harus mendatangkan personel dari luar wilayah, seperti saat menangani kebakaran hutan dan lahan di Biak.
JAYAPURA — Sebanyak 13 Batalyon Teritorial Pembangunan yang tersebar di Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah dinilai mempermudah penanganan kebutuhan warga di sekitar markas. Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menyebut para prajurit Batalyon TP dapat bergerak cepat karena berada di tengah masyarakat.
Keberadaan satuan itu membuat Kodam XVII Cenderawasih tidak lagi perlu mengirim prajurit dari luar wilayah ketika ada permintaan bantuan. Salah satu contoh yang disebut Pangdam adalah penanganan kebakaran hutan dan lahan di Biak.
Batalyon TP di bawah Kodam XVII Cenderawasih tersebar di sejumlah kabupaten. Menurut Pangdam, lokasinya mencakup Mamberamo Tengah, Sarmi, Keerom, Kepulauan Yapen, Waropen, Yahukimo, Biak, Jayapura, Supiori, Nabire, dan Mimika.
Sebaran itu menempatkan prajurit dalam jarak dekat dengan permukiman warga. "Keberadaan Batalyon TP mulai dirasakan masyarakat karena para prajurit bisa langsung dikerahkan membantu warga seperti mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Biak beberapa waktu lalu," kata Febriel Sikumbang di Jayapura, Senin.
Selain penanganan karhutla, prajurit Batalyon TP dikerahkan untuk pelayanan kesehatan dalam rangkaian HUT TNI Ke-81. Petugas mendatangi warga dari rumah ke rumah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
Metode jemput bola itu dinilai memudahkan warga mendapat layanan, terutama mereka yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan. Pangdam menyebut pola serupa bisa diterapkan untuk kebutuhan lain di lapangan.
"Prajurit siap membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan baik mengatasi karhutla maupun dibidang kesehatan," kata Febriel Sikumbang.
Pangdam XVII Cenderawasih mengimbau masyarakat tidak ragu menghubungi prajurit Batalyon TP terdekat ketika membutuhkan pertolongan. Menurutnya, kedekatan posisi satuan dengan permukiman menjadi alasan utama respons bisa lebih cepat.
Dengan 13 batalyon yang tersebar di tiga provinsi, Kodam XVII Cenderawasih berharap keberadaan satuan teritorial pembangunan tetap berfungsi sebagai penopang kebutuhan warga di daerah masing-masing.