Pemerintah Provinsi Papua menerima bantuan dana Rp2 miliar dan 250 unit bedah rumah melalui Program Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Papua. Penghargaan itu diberikan atas kinerja Pemprov Papua dalam kategori akses penduduk ke layanan pendidikan. Wakil Gubernur Papua Aryoko A.F. Rumaropen menyatakan bantuan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan sasaran program.
JAYAPURA — Wakil Gubernur Papua Aryoko A.F. Rumaropen mengungkapkan bahwa pihaknya mengikuti kegiatan apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Papua pada Senin (28/9). Dalam kegiatan itu, Pemprov Papua menerima penghargaan berupa bantuan dana Rp2 miliar untuk kategori akses penduduk ke layanan pendidikan.
Selain dana tersebut, Pemprov Papua juga menerima bantuan 250 unit bedah rumah untuk implementasi program 3 juta rumah. Aryoko menyebut bantuan itu sebagai bentuk penghargaan atas kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Penghargaan pertama diberikan untuk kategori akses penduduk ke layanan pendidikan, dengan nilai bantuan Rp2 miliar. Penghargaan kedua menyasar implementasi program 3 juta rumah, dengan bantuan sebanyak 250 unit bedah rumah.
Kedua kategori tersebut dinilai mencerminkan kinerja Pemprov Papua dalam menyediakan layanan dasar bagi warga. Aryoko menegaskan dukungan itu diharapkan memperkuat upaya pemerintah provinsi meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan sekaligus menyediakan hunian yang lebih layak.
Aryoko memastikan bantuan yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan sasaran program. Menurutnya, langkah itu penting agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Papua.
"Dan bantuan yang diterima akan kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan dan sasaran program sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.
Ia menambahkan, kegiatan apresiasi tersebut juga menjadi motivasi bagi Pemprov Papua untuk terus meningkatkan kinerja. Pemerintah daerah diminta memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Menurut Aryoko, program apresiasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Papua.
"Melalui program apresiasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik," ujarnya.
Dengan dana Rp2 miliar dan 250 unit bedah rumah yang diterima, Pemprov Papua kini memiliki tambahan dukungan untuk dua sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan warga, yakni pendidikan dan hunian layak.