Satgas Yonif TP 810/BEM memberikan pembekalan pendidikan karakter kepada puluhan siswa-siswi SMA Rajawali Hawai, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, melalui pelatihan peraturan baris-berbaris (PBB) dan wawasan kebangsaan. Dansatgas Yonif TP 810/BEM Letkol Inf Iskandar menyatakan kegiatan tersebut bertujuan menanamkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab. Pelatihan menyasar langsung pembentukan kedisiplinan, kekompakan, dan jiwa kepemimpinan pelajar di lingkungan sekolah.
JAYAPURA — Puluhan siswa-siswi SMA Rajawali Hawai, Sentani, Kabupaten Jayapura, mengikuti pembekalan pendidikan karakter yang digelar Satgas Yonif TP 810/BEM. Materi yang diberikan mencakup wawasan kebangsaan dan pelatihan peraturan baris-berbaris (PBB) sebagai sarana membentuk kedisiplinan serta ketegasan.
Dansatgas Yonif TP 810/BEM Letkol Inf Iskandar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Ia berharap para siswa tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, tangguh, dan bertanggung jawab.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan kepada generasi muda. Kami berharap para siswa memiliki semangat belajar, rasa cinta tanah air serta mampu menjadi generasi penerus yang berkarakter, tangguh, disiplin dan bertanggung jawab," kata Iskandar dalam keterangannya di Wamena.
Para siswa menerima pembekalan mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Materi lain yang disampaikan mencakup pemahaman nilai-nilai Pancasila serta penghargaan terhadap keberagaman.
Iskandar menuturkan, rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa menjadi penekanan dalam setiap sesi yang diberikan. Menurut dia, pemahaman tersebut penting agar pelajar memiliki bekal kuat menghadapi tantangan ke depan.
"Para siswa mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, memahami nilai-nilai Pancasila, menghargai keberagaman serta memiliki rasa tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa," ujarnya.
Selain materi wawasan kebangsaan, prajurit TNI memberikan pelatihan PBB kepada para pelajar. Latihan itu digelar sebagai sarana membentuk kedisiplinan, kekompakan, ketegasan, hingga jiwa kepemimpinan.
Setiap gerakan dalam latihan disebut dilaksanakan dengan penuh semangat oleh para siswa. Iskandar menilai hal itu mencerminkan karakter generasi muda yang tangguh dan berjiwa nasionalis.
"Setiap gerakan dilaksanakan dengan penuh semangat, mencerminkan karakter generasi muda yang tangguh dan berjiwa nasionalis," katanya.
Kehadiran prajurit Yonif TP 810/BEM di lingkungan sekolah disebut sebagai wujud nyata kepedulian TNI dalam mendukung pembinaan generasi muda. Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari puluhan siswa yang mengikuti setiap arahan pelatih.
Iskandar berharap pelatihan tersebut mendorong para siswa menjadi pribadi yang berintegritas. Ia juga menekankan pentingnya kontribusi positif pelajar bagi bangsa dan negara.
"Melalui kegiatan tersebut diharapkan para siswa-siswi mampu menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, berintegritas serta memiliki semangat untuk memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara," ujarnya.