Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga Distrik Ugimba ke Sekolah dan Puskesmas

Penulis: Saiful  •  Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:16:31 WIB
Jembatan Merah Putih Ugimba diresmikan untuk membuka akses warga Distrik Ugimba.

INTAN JAYA — Peresmian jembatan berlangsung mewakili Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto yang sedianya hadir langsung, namun harus melaksanakan tugas negara di Jakarta. Pembangunan jembatan melibatkan kebersamaan pemerintah daerah, Vertical Rescue Indonesia, dan masyarakat Distrik Ugimba.

Dukungan pembangunan datang dari Pangkogabwilhan III dan Koops TNI Habema. Kegiatan ini disebut sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi keamanan yang semakin baik dapat diikuti dengan pembangunan dan kehidupan masyarakat yang semakin normal.

Bukan Sekadar Penghubung Dua Sisi Sungai

Bagi masyarakat Ugimba, kehadiran jembatan ini dinilai lebih dari sekadar penghubung dua sisi sungai. Jembatan tersebut diharapkan membuka akses yang lebih baik menuju kebun, sekolah, pelayanan kesehatan, tempat ibadah, serta memperlancar kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan contoh nyata bagaimana keamanan harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Jangan hanya melihat jembatannya, tetapi lihat kehidupan yang akan melewatinya. Anak-anak menuju sekolah, mama-mama menuju kebun, masyarakat menuju pelayanan kesehatan dan tempat ibadah. Yang kita bangun bukan hanya jembatan, tetapi juga kesempatan dan harapan bagi masa depan masyarakat Ugimba," ujar Brigjen TNI Riyanto.

Sinergi TNI, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat

Menurut Pangkoops, pembangunan tersebut juga menunjukkan pentingnya sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kembali kehidupan kampung. Masyarakat harus menjadi bagian utama dari pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dan dijaga secara berkelanjutan.

"Keamanan membuka ruang, pembangunan menghubungkan kehidupan, dan masyarakatlah yang menghidupkan kampungnya. Ketika masyarakat dapat bekerja, anak-anak bersekolah, gereja dan adat berjalan, serta keluarga hidup dengan tenang, di situlah Papua yang damai mulai menjadi kenyataan," tambahnya.

Koops TNI Habema menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, dan berbagai pihak yang telah memberikan dukungan hingga pembangunan jembatan tersebut dapat diselesaikan.

Harapan Anak-Anak Papua di Balik Jembatan

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembangunan Jembatan Merah Putih Ugimba.

Jembatan Merah Putih Ugimba menjadi simbol bahwa kedamaian tidak cukup hanya diwujudkan melalui keamanan. Kedamaian harus dirasakan melalui terbukanya akses, berjalannya pelayanan, tumbuhnya kehidupan masyarakat, dan semakin besarnya harapan anak-anak Papua terhadap masa depan.

Reporter: Saiful
Sumber: ntvnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top