Pencarian

BPS: Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik, Inflasi September 2026 Capai 0,30 Persen

Kamis, 01 Oktober 2026 • 18:49:31 WIB
BPS: Harga Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik, Inflasi September 2026 Capai 0,30 Persen
BPS mencatat inflasi September 2026 sebesar 0,30 persen secara bulanan dan 3,28 persen secara tahunan.

PAPUA — Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,30 persen secara bulanan dan 3,28 persen secara tahunan. Kenaikan harga BBM nonsubsidi menjadi salah satu pemicu, dengan Pertamax Turbo naik sekitar 7 persen, Dexlite 20 persen, dan Pertamina Dex 19 persen. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau tetap jadi pendorong terbesar inflasi bulan itu.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyatakan perubahan harga BBM nonsubsidi masuk dalam daftar peristiwa penting yang memengaruhi pergerakan indikator harga sepanjang September 2026. Pernyataan itu disampaikan BPS dalam keterangan resmi yang diterima media, Kamis (1/10/2026).

Angka inflasi bulanan 0,30 persen menempatkan September 2026 sebagai bulan dengan tekanan harga yang relatif terkendali. Secara tahunan, inflasi menyentuh 3,28 persen, masih berada dalam rentang target yang biasa dijaga otoritas moneter.

Pertamax Turbo Naik 7 Persen, Dexlite Paling Tajam 20 Persen

Dari sisi komoditas, kenaikan harga BBM nonsubsidi terjadi merata di beberapa jenis produk Pertamina. Ateng merinci besaran kenaikan masing-masing jenis bahan bakar dalam keterangannya.

"Pertamax Turbo mengalami kenaikan sekitar 7%, Dexlite mengalami kenaikan 20% dan juga Pertamina Dex mengalami kenaikan sekitar 19%," ujar Ateng.

Dexlite mencatat lonjakan paling tajam di antara ketiga produk. Kenaikan 20 persen pada bahan bakar diesel nonsubsidi ini berdampak langsung ke sektor logistik dan angkutan barang yang selama ini mengandalkan jenis BBM tersebut.

Komponen Harga Diatur Pemerintah Nyaris Nol, Bensin Tetap Jadi Andil Utama

Kelompok harga yang diatur pemerintah mengalami inflasi sangat rendah atau mendekati nol pada September 2026. Bensin menjadi komoditas dominan yang memberi andil inflasi di komponen ini, sementara tarif angkutan udara justru menyumbang deflasi.

Secara tahunan, komponen harga diatur pemerintah mencatat inflasi 3,25 persen dengan andil 0,63 persen terhadap inflasi umum. Selain bensin, komoditas lain yang berperan adalah tarif angkutan udara, sigaret kretek mesin (SKM), dan bahan bakar rumah tangga.

Makanan dan Tembakau Tetap Penyumbang Terbesar Inflasi Bulanan

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi 0,88 persen dengan andil 0,26 persen. Kelompok ini konsisten menjadi pendorong utama inflasi bulanan karena bobotnya besar dalam keranjang konsumsi rumah tangga Indonesia.

Komponen harga bergejolak atau volatile food mencatat inflasi 1,46 persen dengan andil 0,24 persen. Angka ini menunjukkan gejolak harga pangan masih cukup terasa di level konsumen, meski tidak sebesar tekanan dari kelompok makanan olahan dan tembakau.

Dampak ke Konsumen dan Sektor Transportasi

Kenaikan harga Dexlite dan Pertamina Dex berpotensi mengerek biaya operasional kendaraan niaga bermesin diesel. Operator angkutan barang dan logistik biasanya menyesuaikan tarif ketika harga BBM nonsubsidi naik signifikan, meski responsnya tidak selalu langsung terasa di pasar.

Bagi pengguna mobil pribadi, kenaikan Pertamax Turbo sekitar 7 persen menambah beban pengeluaran bahan bakar bulanan. Pemilik kendaraan berperforma tinggi yang selama ini mengandalkan RON 98 punya pilihan terbatas karena produk sejenis dari merek lain juga bergerak mengikuti harga pasar.

BPS menempatkan data ini sebagai bagian dari rilis inflasi bulanan yang menjadi acuan pemerintah dan bank sentral dalam menyusun kebijakan harga maupun suku bunga. Arah pergerakan BBM nonsubsidi pada Oktober 2026 akan menentukan apakah tekanan inflasi tahunan tetap terkendali atau kembali naik.

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.tvrinews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks