JAYAPURA — Layanan kurir dan logistik menjadi motor pertumbuhan pendapatan Kantor Pos Jayapura. Realisasi pendapatan perusahaan tercatat sekitar Rp20,8 miliar, naik dari sekitar Rp14,5 miliar pada tahun sebelumnya.
Kenaikan itu ditopang meningkatnya pengiriman barang dari aktivitas perdagangan digital. Jumlah transaksi kurir dan logistik bertambah dari sekitar 154.600 transaksi pada 2025 menjadi sekitar 173 ribu transaksi pada 2026.
Layanan Pick-up untuk Pelaku Usaha Daring
Kantor Pos Jayapura mengembangkan layanan penjemputan barang atau pick-up untuk menjawab kebutuhan pelanggan. Lewat layanan itu, pelanggan dan pelaku usaha daring dapat mengirimkan barang tanpa harus datang langsung ke kantor pos.
"Untuk menjawab kebutuhan pelanggan, kami juga mengembangkan layanan penjemputan barang atau pick-up sehingga melalui layanan ini, pelanggan dan pelaku usaha daring dapat mengirimkan barang tanpa harus datang langsung ke Kantor Pos," kata Yudi Bayu Wardhana.
Perluasan dan digitalisasi layanan dilakukan seiring pertumbuhan pendapatan perusahaan. Aplikasi PosPay Mobile menjadi salah satu kanal yang memudahkan pelanggan di daerah itu mengakses layanan.
Kurir dan Logistik Naik 43 Persen
Layanan kurir dan logistik mencatat kenaikan sekitar 43 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka itu disebut seiring meningkatnya pengiriman barang dari aktivitas perdagangan digital.
"Layanan kurir dan logistik menjadi motor pertumbuhan pendapatan yang meningkat sekitar 43 persen dibandingkan tahun sebelumnya seiring meningkatnya pengiriman barang dari aktivitas perdagangan digital," ujar Bayu.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan layanan pengiriman barang masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Papua. Namun, luasnya wilayah dan tantangan geografis menjadi pekerjaan tersendiri bagi perusahaan dalam memperluas jangkauan distribusi.
Tantangan Geografis ke Daerah Pegunungan
Keterbatasan akses transportasi, terutama ke daerah pegunungan, menjadi kendala utama perluasan jangkauan distribusi. Kantor Pos Jayapura menyiapkan penguatan sistem distribusi untuk menjaga pertumbuhan bisnis logistik di wilayah Papua yang memiliki tantangan konektivitas antardaerah.
"Namun, luasnya wilayah dan tantangan geografis menjadi pekerjaan tersendiri bagi perusahaan dalam memperluas jangkauan distribusi, terutama ke daerah pegunungan yang memiliki keterbatasan akses transportasi," katanya.
Realisasi Baru 74,2 Persen dari Target Rp28,1 Miliar
Meski pendapatan meningkat, kinerja kurir dan logistik masih menghadapi tantangan mencapai target tahunan. Hingga September 2026, realisasi pendapatan sektor tersebut tercatat sekitar 74,2 persen dari target Rp28,1 miliar.
Kantor Pos Jayapura akan memperluas jangkauan layanan dan memperkuat sistem distribusi untuk mengejar sisa target hingga akhir tahun.