PAPUA — Bek asal Kolombia, Yerry Mina, menjadi pahlawan kemenangan Cagliari. Golnya pada menit ke-45+3 memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Gabriele Zappa yang ditepis Alberto Paleari. Hasil ini membuat Cagliari mengoleksi 36 poin, cukup untuk menjauh dari zona degradasi.
"Ini momen yang luar biasa. Kami berjuang keras sepanjang musim dan pantas bertahan di Serie A," ujar Mina usai pertandingan.
Torino unggul lebih dulu melalui Obrador. Bek muda itu melepaskan tembakan jarak jauh melengkung dari sisi kiri yang tak mampu dijangkau kiper Cagliari. Namun, keunggulan Torino hanya bertahan 60 detik.
Esposito menerima bola dengan punggung menghadap gawang di area D, lalu berputar dan melepaskan tembakan mendatar ke pojok jauh gawang Paleari. Gol penyama kedudukan itu menjadi titik balik mental tuan rumah.
Cagliari datang ke laga ini tanpa kapten Ze Pedro yang terkena sanksi akumulasi kartu. Empat pemain lain juga absen karena cedera: Mattia Felici, Leonardo Pavoletti, Luca Mazzitelli, dan Riyad Idrissi. Sementara itu, Torino kehilangan Gvidas Gineitis karena akumulasi kartu, plus Tino Anjorin, Ardian Ismajli, dan Zakaria Aboukhlal yang cedera.
Sebelum kick-off, ada momen emosional ketika striker veteran Cagliari, Leonardo Pavoletti, mendapat penghormatan atas pensiunnya dari dunia sepak bola. Pavoletti menghabiskan sebagian besar kariernya bersama klub Sardinia tersebut.
Dengan hasil ini, Cagliari mengamankan tempat di Serie A musim depan. Sementara itu, Torino yang sudah aman di papan tengah tetap bertahan di peringkat ke-11 dengan 46 poin. Laga selanjutnya bagi Cagliari akan menjadi ajang untuk mengakhiri musim dengan percaya diri, sementara Torino akan berusaha memperbaiki rekor tandang mereka.