PAPUA — Pertandingan Brasil kontra Jepang akan digelar di Stadion Houston. Laga ini menjadi ujian pertama bagi Selecao di fase gugur setelah menyapu bersih fase grup dengan tujuh poin sebagai juara Grup C. Sementara Samurai Biru melaju sebagai runner-up Grup F dengan koleksi lima poin.
Catatan Jepang di fase grup kurang meyakinkan. Tim asuhan Hajime Moriyasu hanya meraih satu kemenangan, yakni saat menghancurkan Tunisia 4-0. Dua laga lainnya berakhir imbang: 2-2 melawan Belanda dan 1-1 kontra Swedia.
Kabar baik datang dari kubu Brasil. Carlo Ancelotti mengonfirmasi Neymar sudah pulih dari cedera betis dan siap diturunkan lebih lama. Bintang Santos itu sempat masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-75 saat Brasil mengalahkan Skotlandia 3-0 di laga terakhir Grup C.
"Saya pikir dia banyak meningkat minggu ini. Sayang sekali dia tidak bisa berlatih sepanjang waktu dia bersama kami. Dia bisa bermain lebih dari 15 menit," ujar Ancelotti dikutip dari AS.
Pelatih asal Italia itu masih akan memantau perkembangan Neymar hingga jelang kick-off. "Dia dalam kondisi bagus. Namun, ia sangat bergantung pada situasi pertandingan dan bagaimana perkembangannya," tambah Ancelotti.
Brasil dipastikan tanpa Raphinha di laga ini. Winger Leeds United itu mengalami cedera hamstring yang didapat saat fase grup. Absennya Raphinha membuka peluang bagi pemain lain untuk mengisi sisi sayap kanan serangan Brasil.
Dengan Neymar yang mulai bugar, Ancelotti memiliki opsi fleksibel di lini depan. Kombinasi Neymar bersama Vinicius Junior dan Richarlison bisa menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Jepang yang hanya kebobolan tiga gol di fase grup.