BMKG Papua Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 3 Hari: Hujan Sedang-Lebat Landa 7 Kabupaten, Warga Diimbau Waspada Longsor

Penulis: Sutomo  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 13:17:01 WIB
BMKG Papua keluarkan peringatan dini cuaca hujan sedang hingga lebat selama tiga hari di tujuh kabupaten.

BIAK — BBMKG Wilayah V Jayapura merilis peringatan dini cuaca yang berlaku selama tiga hari, mulai Senin (29/6) hingga Rabu (1/7/2026). Dalam periode tersebut, tidak ada wilayah yang masuk kategori siaga atau awas, namun potensi hujan sedang hingga lebat tetap perlu diantisipasi.

Daftar Wilayah Terdampak Hujan Sedang-Lebat

Berdasarkan rilis resmi BBMKG, sebaran wilayah terdampak berubah setiap harinya. Pada Senin (29/6), hujan diprediksi mengguyur Kabupaten Mamberamo Raya dan Waropen. Memasuki Selasa (30/6), potensi hujan meluas ke lima daerah: Sarmi, Mamberamo Raya, Biak Numfor, Supiori, dan Waropen.

Puncak periode peringatan jatuh pada Rabu (1/7). BBMKG menyebut Kota Jayapura, Mamberamo Raya, dan Waropen akan mengalami hujan dengan intensitas serupa. Kota Jayapura sebagai ibu kota provinsi masuk dalam daftar pada hari terakhir periode peringatan.

Tidak Ada Potensi Angin Kencang atau Hujan Ekstrem

BBMKG Wilayah V Jayapura memastikan tidak terdapat kategori siaga (hujan lebat hingga sangat lebat) maupun awas (hujan sangat lebat hingga ekstrem) selama tiga hari ke depan. Potensi angin kencang juga tidak terdeteksi dalam periode 29 Juni hingga 1 Juli 2026.

Meski demikian, intensitas hujan sedang hingga lebat tetap berpotensi memicu bencana hidrometeorologi skala lokal. "Masyarakat di wilayah yang disebutkan diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi dampak hujan sedang hingga lebat seperti banjir dan tanah longsor," demikian bunyi peringatan dini yang dikutip dari rilis BBMKG.

Cara Memantau Perkembangan Cuaca Terkini

BBMKG menyediakan sejumlah kanal informasi untuk memantau pembaruan cuaca secara real-time. Masyarakat dapat mengakses akun Twitter dan Instagram resmi @infobmkgpapua, serta halaman Facebook dan YouTube Info BMKG Papua.

Layanan informasi juga tersedia melalui Telegram dan nomor kontak 0812 4806 480. Warga di daerah pesisir seperti Biak Numfor dan Supiori disarankan memantau kanal tersebut, terutama bagi nelayan dan pelaku transportasi laut yang aktivitasnya bergantung pada kondisi cuaca.

Reporter: Sutomo
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top