PAPUA — VP Commercial DHL Express Indonesia, Poppy Ariani, mengatakan permintaan terhadap produk Indonesia di pasar internasional terus mengalir. Namun, keberhasilan menembus pasar tersebut kini tidak lagi semata-mata ditentukan oleh kapasitas produksi, melainkan oleh kecepatan dan konsistensi layanan logistik.
"Permintaan global itu ada dan terus berkembang. Kuncinya sekarang adalah akses, cepat, konsisten, dan kompetitif," ujar Poppy dalam keterangan resminya, Selasa (30/6/2026).
Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad, mengamati pergeseran signifikan dalam pola pengiriman UMKM. Jika sebelumnya didominasi paket-paket kecil, kini mulai bergeser ke pengiriman dengan volume lebih besar dan nilai transaksi lebih tinggi.
"Kita melihat pergeseran yang jelas. Dari pengiriman skala kecil ke volume besar. Ini menunjukkan bahwa bisnis Indonesia tidak hanya masuk ke pasar global, tetapi mulai berkembang di dalamnya," kata Ahmad.
Kontribusi UMKM yang mencapai lebih dari 60 persen terhadap perekonomian nasional menjadi modal besar. Ditambah pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,11 persen pada 2025, optimisme terhadap potensi ekspor UMKM semakin kuat.
Menjawab kebutuhan tersebut, DHL Express Indonesia memperkuat layanan Heavy Weight Express. Layanan ini mampu melayani pengiriman udara hingga 1.000 kilogram per koli dan total 3.000 kilogram dalam satu pengiriman.
Ahmad menilai keunggulan kompetitif di era ini tidak lagi ditentukan oleh siapa yang memulai lebih dulu. "Keunggulan tidak lagi soal siapa yang memulai lebih dulu, tetapi siapa yang mampu berkembang lebih cepat dan konsisten. Keandalan menjadi pembeda," ujarnya.
Selain infrastruktur logistik, DHL menjalankan program GoTrade yang fokus pada pengembangan kapasitas bisnis UMKM. Program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha tidak hanya menembus pasar global, tetapi juga bertahan di dalamnya.
"Fokus kami bukan sekadar transaksi, tetapi membangun kemampuan UMKM agar bisa tumbuh secara konsisten di pasar global," kata Ahmad.
Poppy menambahkan bahwa momentum pertumbuhan perdagangan internasional harus dimanfaatkan secara maksimal. Menurutnya, dengan dukungan logistik yang andal, UMKM Indonesia memiliki peluang besar untuk memainkan peran lebih signifikan dalam mendorong ekspor nasional.
"Ini momentum yang kuat. Dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia punya peluang untuk tumbuh lebih cepat dan memainkan peran lebih besar di pasar global," tutupnya.