SIAK — Yanni menegaskan bahwa tugas utama pelajar saat ini adalah belajar, membangun kapasitas diri, dan menyiapkan masa depan, bukan larut dalam kemarahan atau kebencian. Menurutnya, tanah Papua yang maju akan ditentukan oleh kualitas manusia yang lahir dari pendidikan, karakter, dan integritas.
Dalam kesempatan itu, Yanni yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Papua mengajak para pelajar memahami demokrasi sebagai ruang untuk menyampaikan pendapat dengan santun, rasional, dan bertanggung jawab. “Demokrasi harus menggunakan akal sehat. Kritik harus lahir dari fakta, disampaikan dengan etika, lalu menghadirkan solusi. Demokrasi bukan ruang untuk menebar kebencian,” ujarnya.
Ia meminta generasi muda tidak mudah ikut-ikutan hanya karena ajakan, tekanan lingkungan, atau iming-iming sesaat. “Gunakan akal sehat, pahami persoalannya secara utuh, lalu tentukan sikap dengan penuh tanggung jawab,” tegas Yanni di hadapan ribuan peserta.
Yanni menilai pembangunan sumber daya manusia merupakan inti dari keberhasilan Otonomi Khusus Papua. Menurutnya, besarnya anggaran tidak akan berarti apabila tidak melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu mengelola masa depan daerahnya sendiri. Gagasan itu, kata dia, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan manusia sebagai landasan menuju Indonesia Emas 2045.
“Pemerintah sedang bekerja keras menyempurnakan tata kelola agar pelaksanaannya semakin baik. Tujuannya baik, manfaatnya besar, maka sudah semestinya kita mendukung ikhtiar tersebut,” kata Yanni.
Yanni mengharapkan Papua membutuhkan generasi yang membangun, bukan generasi yang mudah diadu domba. Ia ingin anak-anak Papua tumbuh menjadi guru, dokter, pendeta, pengusaha, aparat, birokrat, dan pemimpin yang membawa Tanah Papua semakin maju, damai, dan makmur.
“Hari ini kalian adalah pelajar. Besok kalian akan menjadi pemimpin. Karena itu, jangan buang waktu untuk kemarahan dan kebencian. Warisilah ilmu, karakter, budi pekerti, dan semangat mengabdi. Di situlah masa depan Papua ditentukan,” ujarnya mengakhiri sambutan.
Usai acara, Yanni membagikan 1.000 kaos bergambar Presiden Prabowo Subianto dan Ketua DPD Gerindra Papua bertuliskan “Bersama Anak Anak Papua : PERAN GENERASI MUDA DALAM PEMBANGUNAN di Tanah Papua” serta 500 buku saku kepada peserta. Ia juga mengajak seluruh peserta menyanyikan lagu Bagi Mu Negeri dan Tanah Papua.