HKTI Dorong Kabupaten Biak Numfor Jadi Lumbung Pangan Baru di Papua demi Perkuat Ketahanan Nasional

Penulis: Sutomo  •  Senin, 06 Juli 2026 | 23:35:31 WIB
Ketua HKTI Papua dorong Biak Numfor jadi lumbung pangan baru untuk ketahanan nasional.

JAYAPURA — Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Papua Yanni mendorong agar Kabupaten Biak Numfor mengambil peran lebih besar dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadi bukti sektor pertanian bisa berkembang pesat dengan kebijakan yang tepat.

"Keberhasilan itu harus menjadi energi bagi seluruh daerah termasuk di Papua khususnya Kabupaten Biak Numfor. Ketahanan pangan nasional tidak mungkin hanya bertumpu pada daerah-daerah yang selama ini menjadi sentra produksi dan Kabupaten Biak harus ikut mengambil bagian," ujar Yanni dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Minggu.

Mengapa Biak Numfor Dinilai Strategis?

Yanni menjelaskan bahwa Kabupaten Biak Numfor memiliki tanah yang subur dan potensi pertanian yang besar. Namun, potensi tersebut belum dikelola secara optimal untuk memberi nilai ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

"Potensi pertanian yang dimiliki daerah ini harus diubah menjadi kekuatan produksi yang mampu menopang kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani," katanya.

Tantangan Utama: Pupuk, Benih, dan Kepastian Pasar

Meski potensi besar, Yanni mengingatkan ada sejumlah tantangan yang harus dijawab agar produktivitas petani meningkat. Ia menyoroti tiga hal utama yang menjadi penghambat: penyediaan sarana produksi, pendampingan, dan kepastian pasar.

"Produksi tidak akan meningkat kalau petani kesulitan memperoleh pupuk, benih, atau kebutuhan dasar lainnya. Persoalan seperti itu harus diselesaikan lebih dulu agar petani bisa bekerja dengan tenang dan hasil panennya meningkat," ujarnya.

Petani Orang Asli Papua Harus Jadi Aktor Utama

HKTI Papua menilai petani Orang Asli Papua (OAP) harus menjadi bagian dari aktor ketahanan pangan. Dengan tanah yang subur, yang dibutuhkan sekarang adalah memperbesar kapasitas petani untuk mengelola potensi tersebut secara produktif.

Yanni menambahkan bahwa komoditas pangan terus berkembang di berbagai daerah. Oleh karena itu, tantangan yang harus dijawab ialah bagaimana meningkatkan produktivitas petani melalui pendampingan dan akses pasar yang pasti.

Reporter: Sutomo
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top