Wagub Papua Barat Lakotani Resmi Buka Pesparani IV di Teluk Bintuni, Ajak Umat Perkuat Iman dan Persaudaraan

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 13:31:41 WIB
Wakil Gubernur Papua Barat Muhamad Lakotani membuka resmi Pesparani Katolik IV di Teluk Bintuni.

TELUK BINTUNI — Wakil Gubernur Papua Barat, Muhamad Lakotani, menegaskan bahwa ajang Pesparani bukan sekadar kompetisi paduan suara. Dalam sambutannya saat membuka secara resmi Pesparani Katolik IV di Gedung GSG Kabupaten Teluk Bintuni, ia menyebut kegiatan ini sebagai momentum perjumpaan iman dan penguatan persaudaraan.

“Kehadiran saudara-saudara di Teluk Bintuni bukan hanya mengikuti kompetisi, tetapi menjadi momentum mempererat persaudaraan, membangun iman, dan memperkuat kebersamaan,” ujar Lakotani, yang hadir mewakili Gubernur Papua Barat.

Pesparani, Bukan Sekadar Lomba Paduan Suara

Menurut Lakotani, Pesparani memiliki makna yang jauh lebih luas ketimbang perlombaan biasa. Ia menjelaskan, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan umat Katolik untuk memperkuat nilai-nilai Kristiani, membentuk karakter generasi muda, dan meningkatkan kualitas pelayanan gereja melalui nyanyian rohani.

“Pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas iman, moral, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat,” tegasnya. Pemerintah, lanjut dia, memandang Pesparani sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berintegritas.

Modal Sosial di Tengah Keberagaman Papua Barat

Wagub Lakotani mengingatkan bahwa Papua Barat merupakan rumah besar bagi masyarakat yang hidup dalam keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Menurutnya, nilai toleransi, saling menghormati, gotong royong, dan persaudaraan merupakan modal sosial yang sangat berharga dan harus terus dipelihara.

“Melalui Pesparani kita memperkuat kerukunan antarumat beragama sekaligus memperkokoh semangat kebangsaan,” ungkapnya di hadapan para peserta dan kontingen.

Pemerintah Dorong Pembangunan Mental dan Spiritual

Lakotani menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan. Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap cabang lomba dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. “Menang bukan tujuan utama. Jadikan kemenangan sebagai motivasi untuk terus berkarya, dan apabila belum berhasil, terimalah dengan lapang dada sebagai bagian dari proses pembelajaran,” pesannya.

Apresiasi untuk Tuan Rumah dan Suksesnya Pesparawi Nasional

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD), panitia, sponsor, serta seluruh masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan. Ia juga mengapresiasi keberhasilan Papua Barat menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan semangat kebersamaan dan dukungan seluruh masyarakat, Papua Barat mampu menyelenggarakan berbagai agenda besar dengan baik,” tuturnya.

Ia berharap seluruh rangkaian Pesparani IV dapat melahirkan kontingen terbaik yang akan mewakili Papua Barat di tingkat nasional. “Kiranya puji-pujian yang dipersembahkan selama kegiatan ini membawa damai Tuhan bagi kita semua serta menjadi berkat bagi pembangunan Papua Barat yang semakin maju dan harmonis,” pungkasnya.

Reporter: Sutomo
Sumber: topbnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top