SENTANI — Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura Haryanto mengatakan bantuan peralatan usaha diharapkan menjadi stimulan bagi para pelaku UMKM. "Sektor UMKM sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi masyarakat sehingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia dinilai menjadi langkah strategis untuk menciptakan usaha yang mandiri dan kreatif," katanya di Sentani, Rabu.
Haryanto merinci, dari total sekitar 6.000 lebih UMKM di Kabupaten Jayapura, tidak semuanya masuk dalam database pemerintah daerah. Kriteria penerima bantuan diperuntukkan bagi pelaku usaha yang memiliki usaha jelas dan telah memiliki peralatan.
"Total UMKM di Kabupaten Jayapura sekitar 6.000 lebih namun tidak semua masuk dalam database kami. Sehingga yang berhak menerima bantuan ialah pelaku usaha yang memiliki usaha yang jelas dan juga memiliki peralatan," ujar dia.
Selain bantuan peralatan, Pemkab Jayapura juga menggelar pelatihan olahan pangan lokal. Program ini menyasar 20 kelompok UMKM yang tersebar di empat wilayah pembangunan: wilayah I, II, III, dan IV.
"Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis pelaku usaha tetapi juga membuka peluang lahirnya produk lokal yang berkualitas dan mampu menembus pasar yang lebih luas," kata Haryanto.
Haryanto menambahkan, sektor UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian, baik sebagai penggerak ekonomi daerah maupun nasional. Sektor ini juga menjadi sumber penghasilan utama bagi sebagian besar masyarakat di Kabupaten Jayapura.
Pendampingan berkelanjutan dinilai penting untuk memastikan para pelaku usaha tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga mampu mengelola usahanya secara mandiri dan kreatif ke depannya.