PAPUA — Harga emas Antam terpantau naik sejak perdagangan dibuka pukul 08.43 WIB. Dari posisi sebelumnya yang bertengger di Rp 2.650.000 per gram, logam mulia produksi BUMN tambang itu kini dibanderol Rp 2.655.000 per gram. Kenaikan tipis ini menjadi sinyal bahwa permintaan emas fisik masih kuat di pasar domestik.
Kenaikan harga buyback atau harga jual kembali emas Antam juga ikut terkerek. Saat ini, Antam mematok harga buyback di level Rp 2.435.000 per gram. Artinya, investor yang menjual kembali emasnya ke Antam akan mendapatkan selisih sekitar Rp 220.000 dari harga jual saat ini.
Selain ukuran 1 gram, Antam juga menetapkan harga untuk berbagai pecahan lainnya. Berikut rincian harga emas batangan di butik Logam Mulia pada Sabtu pagi:
Harga-harga tersebut belum termasuk pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Pembelian emas batangan Antam dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP.
Kenaikan harga emas Antam sejalan dengan pergerakan harga emas dunia yang masih bergerak di zona positif. Logam mulia tetap menjadi primadona di tengah ketidakpastian ekonomi global dan ekspektasi penurunan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat.
Bagi investor ritel Indonesia, kenaikan harga jual emas Antam menjadi momentum untuk memantau nilai investasi mereka. Selisih antara harga jual dan harga buyback yang sekitar 8,3 persen tergolong wajar untuk instrumen investasi fisik seperti emas batangan bersertifikat.
Antam sendiri tercatat sebagai satu-satunya produsen emas batangan bersertifikat di Indonesia yang diakui secara internasional. Produk Logam Mulia Antam menjadi acuan harga emas di pasar domestik dan kerap dijadikan pilihan utama masyarakat untuk investasi jangka panjang.