MALANG — Pemerintah menggelar pembekalan dan serah terima bagi ratusan pelajar Papua peserta Program ADEM di Kota Malang pada Sabtu (11/7/2026). Sebanyak empat siswa asal Merauke akan menempuh pendidikan di SMAN 4 Kediri, dua di antaranya adalah Benyinya Dumuta Wemagi dan Alberta.
Benyinya, lulusan SMP YPPK St. Adrianus Bade, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Puji Tuhan, rasanya senang sekali. Orang tua kami tidak mampu membiayai sekolah di luar daerah. Saat saya bisa terpilih melalui program ini, saya sangat bersyukur,” ujarnya.
Di balik senyumnya, Benyinya menyimpan mimpi besar. Ia ingin masuk Akademi Kepolisian (Akpol) setelah lulus dari SMAN 4 Kediri. “Saya ingin belajar sungguh-sungguh supaya bisa membanggakan orang tua dan keluarga. Setelah selesai sekolah nanti, saya ingin kembali ke Papua untuk ikut membangun daerah saya,” katanya penuh optimisme.
Kondisi ekonomi keluarganya yang terbatas—sang ayah bekerja sebagai nelayan—membuat beasiswa ini menjadi satu-satunya jalan untuk meraih cita-cita. Program ADEM menanggung seluruh biaya pendidikan, termasuk akomodasi dan transportasi selama di Jawa Timur.
Hal serupa diungkapkan Alberta, siswi asal Papua yang juga diterima di SMAN 4 Kediri. Ia mengaku tak kuasa menahan haru saat namanya dinyatakan lolos seleksi. “Puji Tuhan, rasanya senang sekali. Orang tua kami tidak mampu, jadi saat kami mendapat nilai yang baik dan bisa terpilih, kami sangat bersyukur,” tuturnya.
Alberta bertekad memanfaatkan pendidikan di Jawa Timur sebagai modal untuk berkontribusi bagi tanah kelahirannya. “Ilmu yang saya dapat nanti akan saya bawa pulang untuk membantu masyarakat Papua,” katanya mantap.
Proses seleksi peserta ADEM dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi. Untuk penempatan di SMAN 4 Kediri, terdapat empat pelajar asal Merauke yang terdiri dari dua siswa laki-laki dan dua siswi perempuan. Keberangkatan mereka difasilitasi sepenuhnya oleh pemerintah.
Kegiatan pembekalan dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Dr. Velix Vernando Wanggai. Program ADEM sendiri merupakan wujud komitmen pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas bagi putra-putri Papua.
Melalui program ini, diharapkan lahir generasi muda Papua yang unggul, berkarakter, dan memiliki daya saing. Setelah lulus, mereka diharapkan kembali ke daerah asal untuk mengabdi dan menjadi bagian dari percepatan pembangunan Papua.