JAYAPURA — Pemkab Jayapura menggencarkan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan produk lokal tidak hanya berhenti di tingkat kampung. Abdul Rahman Basri menegaskan bahwa pelatihan berkelanjutan bagi UMKM menjadi kunci utama agar produk mereka mampu menembus ritel modern.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Haryanto, mengatakan tahun ini pihaknya akan memberikan bantuan rumah produksi bagi kelompok UMKM yang konsisten. Selain itu, pemerintah daerah juga membantu pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal.
"Hal ini sangat penting supaya produk lokal bisa masuk ke pasar modern seperti supermarket," kata Haryanto.
Menurutnya, pendampingan secara berkelanjutan dan bantuan rumah produksi diharapkan mampu mendongkrak produk olahan pangan lokal dari sekadar dapur rumah tangga menjadi produk unggulan.
Abdul Rahman Basri menambahkan, aspek legalitas produk juga menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah membantu pelaku UMKM mengurus Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) di Kementerian Hukum dan HAM. Langkah ini untuk memberikan perlindungan hukum atas produk lokal agar tidak mudah ditiru pihak lain.
"Kami ingin ke depan produk lokal tidak berhenti di tingkat kampung saja tetapi bisa menembus ritel modern," ujar Basri.
Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura optimistis dengan program ini. Dengan adanya pembinaan dan fasilitas produksi yang memadai, produk olahan lokal bisa mendongkrak ekonomi keluarga, kampung, hingga perekonomian daerah secara keseluruhan. Pelaku UMKM diharapkan tidak lagi bergantung pada pasar tradisional semata.