Persipura Jayapura Hadapi Dilema Berat: Main Tanpa Penonton, Ancaman Pindah Markas ke Jawa, dan Risiko Pengurangan Poin

Penulis: Ragil  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 19:26:01 WIB
Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, menyampaikan pernyataan resmi terkait sanksi tanpa penonton pada putaran pertama musim depan.

JAYAPURA — Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, mengakui bahwa sanksi tanpa penonton pada putaran pertama musim depan memberikan pukulan telak bagi keuangan klub. Dalam pernyataan resminya pada Sabtu (11/6/2026), ia menyebut dampak finansial yang cukup besar menjadi alasan utama manajemen mempertimbangkan relokasi markas sementara.

Mengapa Pindah ke Jawa Jadi Opsi yang Realistis?

Biaya operasional yang tinggi di Papua, terutama untuk logistik dan akomodasi, menjadi beban berat saat tidak ada pemasukan dari tiket penonton. Manajemen menilai memindahkan laga kandang ke Jawa adalah langkah realistis secara operasional. Namun, regulasi kompetisi mengancam akan memotong satu poin jika keputusan itu diambil.

“Ini bukan keputusan yang sederhana. Ada pertimbangan finansial, ada pertimbangan kompetitif, dan yang paling penting, ada tanggung jawab kami terhadap identitas Persipura sebagai kebanggaan masyarakat Papua,” ujar Owen.

Direktur Football: Benteng Identitas Sepak Bola Papua

Di tengah krisis, manajemen justru melakukan pembenahan struktural. Mereka membentuk posisi Direktur Football, sebuah langkah strategis untuk menjaga filosofi dan karakter permainan khas Bumi Cendrawasih. Posisi ini dirancang agar identitas Persipura tidak luntur meski terjadi pergantian pelatih dan skema permainan.

“Tentu dengan hadirnya pelatih baru akan ada game plan dan pendekatan bermain yang baru. Karena itulah kami membentuk posisi Direktur Football, agar identitas dan ciri khas sepak bola Persipura tetap terjaga, siapa pun pelatihnya,” jelas Owen.

Komposisi Skuad: Utamakan Pemain Lokal, Tiga Pemain Asing Baru Disiapkan

Manajemen memilih tidak tergesa-gesa membongkar skuad. Langkah pertama adalah memaksimalkan potensi pemain lokal yang sudah ada. Evaluasi menyeluruh dilakukan sebelum mendatangkan tiga pemain asing baru yang dinilai sesuai dengan kebutuhan tim.

“Untuk komposisi pemain, kami akan mengoptimalkan skuad yang ada terlebih dahulu, melakukan evaluasi secara menyeluruh, dan mendatangkan tiga pemain asing baru yang sesuai dengan kebutuhan tim,” ungkap Owen.

Dukungan Suporter Jadi Kunci di Masa Transisi

Owen mengajak seluruh pendukung setia Persipura untuk terus memberikan sokongan moral. Ia percaya bahwa kebersamaan adalah kekuatan terbesar untuk membawa klub melewati masa transisi yang menantang ini.

“Kami berharap seluruh keluarga besar Persipura dapat terus memberikan doa, masukan, dan dukungan. Di tengah tantangan yang ada, kami percaya kebersamaan akan menjadi kekuatan terbesar untuk membawa Persipura melangkah ke depan,” pungkasnya.

Reporter: Ragil
Sumber: sasagupapua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top