Ketum PAN Zulkifli Hasan Lantik Pengurus Se-Papua Raya, Targetkan Kader Asli Papua Tembus DPR RI

Penulis: Ragil  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 11:12:01 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan melantik pengurus partai di tujuh wilayah se-Tanah Papua di Jayapura, Selasa (14/7/2026).

JAYAPURA — Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan melantik jajaran pengurus partai di tujuh wilayah se-Tanah Papua di Jayapura, Selasa (14/7/2026). Tujuh wilayah yang dimaksud meliputi Papua, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Dalam sambutannya, Zulkifli meminta seluruh kader yang baru dilantik untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan masyarakat Papua. Ia juga menginstruksikan pengurus di setiap wilayah untuk menyiapkan kader-kader terbaik asal Papua agar kelak dapat dikirim menjadi wakil rakyat di tingkat pusat.

Wakil Asli Papua Harus Bisa Bicara di DPR

“Papua, orang Papua yang bisa menjadi wakil di pusat. Sehingga ada masalah apapun, mereka bisa bicara di DPR sana. Bisa menyuarakan kepentingan, keresahan, atau apapun, ada wakilnya dari sini,” tegas Zulkifli usai pelantikan.

Menurutnya, kehadiran wakil asli Papua di parlemen pusat penting agar aspirasi dan persoalan masyarakat Papua dapat langsung disuarakan. Proses kaderisasi tersebut harus dimulai sejak saat ini.

“Mulai dari sekarang. Berbuat baik, cari tempat yang mau berjuang untuk maju ke Papua, ayo. Kita ajak, kita gabung sama kita, kita bina, kita didik, agar nanti bisa mewakili Papua di pusat, di DPR,” katanya.

Food Estate Merauke: Target Mandiri Pangan dan Energi

Selain soal kaderisasi politik, Zulkifli turut menyinggung fokus pemerintah saat ini dalam menyelesaikan proyek lumbung pangan (food estate) di Merauke. Ia menyebut proyek tersebut kelak akan menjadikan Papua sebagai pusat pasokan pangan dan energi, mulai dari karbohidrat hingga bahan bakar nabati B50.

“Sekarang kita lagi fokus menyelesaikan Merauke, agar nanti Papua, kalau Merauke sudah jadi, seluruh pangan itu disuplai dari Merauke. Apakah karbohidrat, apakah energi seperti B50,” ujarnya.

Zulkifli menjelaskan, di kawasan tersebut akan dibangun sawah dengan luas mendekati satu juta hektare, disertai pembangunan industri pendukung produksi B50. Dengan skema ini, ia optimistis Papua dapat mencapai kemandirian pangan tanpa lagi bergantung pada pasokan dari Jawa maupun daerah lain.

Surplus Produksi untuk Maluku dan Maluku Utara

“Jadi Papua nanti akan mandiri pangan. Beras, ikan, dan solar tidak perlu lagi datang dari Jawa atau dari manapun. Dia akan mandiri,” tuturnya.

Lebih jauh, ia menyebut surplus produksi pangan dan energi dari Merauke nantinya juga diproyeksikan dapat membantu memenuhi kebutuhan wilayah tetangga, yakni Maluku dan Maluku Utara.

“Nanti Papua kalau lebih, bisa nanti membantu teman-temannya di Maluku dan Maluku Utara, karena produksinya akan banyak sekali,” pungkas Zulkifli.

Reporter: Ragil
Sumber: beritapapua.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top