JAYAPURA — Hetson Mesi Sirait dan Ardio Febrian Dwi Putra, dua pemain asal SMAN 4 Jayapura, kini dipercaya memperkuat Timnas Futsal Indonesia U-17 pada ajang internasional Futsal Series U-17 Go to Spain 2026. Keduanya merupakan alumni MyPertamina Futsal Competition edisi 2025 yang digelar di kota yang sama.
Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Weddy Surya Windrawan, mengungkapkan kebanggaannya atas capaian dua siswa tersebut. “Keberhasilan keduanya membuktikan bahwa MyPertamina Futsal Competition menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus pencarian bibit atlet futsal muda Papua yang mampu bersaing dan berprestasi,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Oridek News.
Menurut Weddy, kompetisi tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah edisi perdana sukses menyedot antusiasme pelajar. Ajang ini, lanjutnya, dirancang sebagai wadah pengembangan potensi, sportivitas, disiplin, dan jiwa kepemimpinan bagi anak-anak muda Papua dalam menyalurkan bakat di olahraga futsal.
Selain pertandingan, Pertamina memberdayakan 11 pelaku UMKM yang menjajakan aneka kuliner dan kerajinan khas Papua selama kompetisi berlangsung. Weddy berharap keterlibatan UMKM dapat memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekaligus menyemarakkan acara. “Penonton dapat menikmati pertandingan sekaligus membeli produk yang dijajakan sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” kata Weddy.
Registrasi UMKM dan pendaftaran tim dilakukan secara digital melalui aplikasi MyPertamina. Berbagai promosi terintegrasi juga tersaji dalam aplikasi tersebut selama penyelenggaraan kompetisi.
Weddy berharap MyPertamina Futsal Competition dapat menjadi agenda tahunan yang mendukung pembinaan atlet muda Papua sekaligus memperluas pemanfaatan layanan MyPertamina. “Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang terpenting adalah menjunjung tinggi sportivitas, persahabatan, dan semangat kebersamaan dalam membangun atlet-atlet muda berprestasi dari tanah Papua,” tutupnya.
Kompetisi melibatkan pemangku kepentingan mulai dari pemerintah daerah, sekolah, asosiasi futsal, hingga masyarakat. Ajang ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di daerah dapat melahirkan talenta yang bersaing di level nasional dan internasional.