Pemerataan Pendidikan di Merauke Jadi Prioritas, Anak Kampung Berprestasi Dapat Kesempatan Sekolah di Kota

Penulis: Saiful  •  Senin, 27 Juli 2026 | 13:44:01 WIB
Kepala Seksi Pendidikan Menengah Disdikbud Merauke, Thamrin Hamzah, menyampaikan pernyataan dalam siaran pers terkait pemerataan akses pendidikan di daerah tersebut.

JAYAPURA — Pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Merauke tidak boleh berhenti di perkotaan. Kepala Seksi Pendidikan Menengah Disdikbud Merauke, Thamrin Hamzah, menegaskan setiap anak di kampung—termasuk yang tinggal di kawasan percepatan pembangunan—harus mendapat kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas.

Anak Kampung Berprestasi Bisa Sekolah di Kota

Salah satu langkah afirmasi yang ditempuh adalah memberi ruang bagi peserta didik berprestasi dari kampung untuk melanjutkan pendidikan di sekolah-sekolah dengan fasilitas lebih baik di kota. "Kami ingin memastikan anak-anak yang memiliki potensi tetap mendapat kesempatan untuk berkembang," ujar Thamrin dalam siaran pers yang diterima di Jayapura, Sabtu.

Pemerintah daerah telah menetapkan sejumlah sekolah sebagai proyek percontohan. Sekolah-sekolah ini akan menampung peserta didik dari wilayah tertentu. Kebijakan itu diharapkan memperluas akses sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan di Merauke.

Pendidikan Tak Boleh Tertinggal dari Proyek Strategis Nasional

Thamrin mengingatkan bahwa berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tengah berjalan di Merauke harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan masyarakat lokal. Menurutnya, pembangunan fisik akan lebih berarti jika generasi muda Papua dipersiapkan melalui pendidikan yang mumpuni.

"Pembangunan harus menjadi kesempatan bagi anak-anak Papua untuk meningkatkan kualitas hidup. Karena itu, pendidikan tidak boleh tertinggal dari laju pembangunan," katanya. Ia menambahkan, generasi muda—khususnya anak-anak masyarakat adat di kampung—harus dipersiapkan agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan daya saing.

Dana Otsus Harus Tepat Sasaran untuk Pendidikan

Thamrin juga menekankan pentingnya optimalisasi dana otonomi khusus (otsus). Anggaran tersebut harus benar-benar difokuskan pada peningkatan mutu pendidikan, pemenuhan tenaga pendidik, pembangunan sarana, serta pemerataan layanan hingga ke kampung-kampung.

"Melalui pengelolaan dana otsus yang tepat sasaran, diharapkan kualitas pendidikan di Merauke terus meningkat. Dengan demikian, setiap anak Papua memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik dan berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bangsa," ujarnya.

Reporter: Saiful
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top