Beasiswa Perintis Buka 200.000 Kursi hingga Papua, Target Siswa SMA/Sederajat dan Gap Year

Penulis: Saiful  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 08:28:01 WIB
Rumah Amal Salman membuka pendaftaran Learning Camp Perintis 2027 yang menargetkan 200.000 peserta dari seluruh Indonesia, termasuk Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

JAKARTA — Rumah Amal Salman kembali membuka pendaftaran Learning Camp Perintis 2027, program beasiswa pembinaan persiapan masuk perguruan tinggi. Targetnya menjaring 200.000 peserta dari seluruh Indonesia, termasuk daerah yang sebelumnya minim akses seperti Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

Pendaftaran dibuka mulai 24 Juli hingga 27 September 2026. Program ini diperuntukkan bagi siswa kelas XII SMA, SMK, MA, pesantren, peserta Paket C, serta lulusan tahun 2025 dan 2026 yang belum kuliah dan masih memenuhi syarat mengikuti UTBK-SNBT.

Siapa yang Boleh Mendaftar?

Peserta harus memiliki komitmen melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Mahasiswa yang sudah berkuliah tidak diperkenankan mendaftar. Seleksi akan berlangsung pada Oktober hingga Desember 2026, dilanjutkan masa pembinaan dari Desember 2026 hingga April 2027.

Apa Saja Manfaat yang Didapat?

Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan pembinaan intensif menghadapi UTBK-SNBT. Program ini mencakup kelas daring, try out berkala, pendampingan belajar, penguatan motivasi, hingga strategi menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.

Selain akademik, peserta juga mengikuti mentoring bersama pembimbing berpengalaman dan bergabung dalam jejaring alumni Beasiswa Perintis yang tersebar di berbagai daerah.

Kisah Penerima Beasiswa: Dari Penjual Nanas hingga Mahasiswa ITB

Salah satu penerima Learning Camp Perintis 2026, Aditya Pratama, kini menjadi mahasiswa FMIPA ITB. Ia mengaku program ini menjadi batu loncatan terbesarnya.

"Saya mendapatkan sesi kelas dan tutor, spiritual morning yang membangun semangat setiap pagi, serta try out yang menjadi tolok ukur kemampuan UTBK saya," ujar Aditya, putra seorang penjual nanas.

Pengalaman serupa dirasakan Rifki Afandi, mahasiswa Teknik Elektro dan Informatika ITB angkatan 2026. Anak nelayan ini menilai materi yang disusun bertahap membantunya menentukan strategi belajar.

"Learning Camp sangat membantu saya. Materi yang diberikan begitu berurutan sehingga saya tahu harus mulai belajar dari mana. Saya juga mendapatkan try out mingguan yang membantu melihat perkembangan belajar," kata Rifki.

Cara Mendaftar

Pendaftaran dilakukan melalui laman beasiswaperintis.rumahamal.org hingga 27 September 2026. Kepala Program Learning Camp Perintis, Sekar Septiani, mengatakan program tahun ini dirancang lebih inklusif.

"Program tahun ini lebih terbuka bagi peserta yang ingin melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi unggulan, baik nasional maupun daerah," ujar Sekar.

Selain peserta, program ini juga merekrut relawan nasional dari kalangan mahasiswa. Sebanyak 193 relawan telah bergabung melalui pendaftaran yang berlangsung pada 5–12 Juli 2026. Alumni Perintis angkatan 2019 juga dilibatkan untuk membantu sosialisasi dan publikasi program.

Reporter: Saiful
Sumber: regional.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top