Neeltje Deliana Insjowi Werimon (Nelce), anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Provinsi Papua, mengisahkan pengalamannya bertugas sebagai pembawa baki pada Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta. Momen bersejarah dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 itu ia ceritakan dalam podcast "Kas Tau ANTARA" produksi Biro Papua.
JAYAPURA — Neeltje Deliana Insjowi Werimon, atau yang akrab disapa Nelce, menjadi perwakilan Provinsi Papua dalam formasi Paskibraka nasional tahun ini. Ia dipercaya mengemban tugas krusial sebagai pembawa baki saat Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/8/2026). Kepercayaan ini diraih setelah melalui proses seleksi dan latihan panjang, sebuah kebanggaan tersendiri bagi putri Papua.
Kepada tim podcast "Kas Tau ANTARA" yang diproduksi Biro Papua, Nelce berbagi cerita tentang pengalaman tak terlupakan tersebut. Ia datang didampingi oleh ibunda tercinta serta dua orang anggota keluarga lainnya, yang turut hadir memberikan dukungan selama proses wawancara berlangsung.
Dalam perbincangan yang hangat itu, Nelce menuturkan bagaimana rasanya berdiri di lapangan upacara Istana Merdeka, mengemban tugas negara di hadapan para pemimpin bangsa. Pengalaman ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga representasi semangat generasi muda dari tanah Papua.
Kehadiran keluarga dalam sesi podcast tersebut menambah kehangatan suasana. Ibunda Nelce tak dapat menyembunyikan rasa bangganya melihat putrinya dipercaya membawa baki bendera pusaka, sebuah simbol kehormatan dalam upacara kenegaraan paling sakral di Indonesia.
Kisah Nelce ini menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme tumbuh subur di kalangan anak muda Papua. Dedikasinya dalam menjalankan tugas Paskibraka menunjukkan bahwa generasi muda dari ujung timur Indonesia mampu bersaing dan mengemban amanah di tingkat nasional.
Melalui podcast yang diinisiasi oleh Biro Papua ANTARA ini, diharapkan kisah inspiratif Nelce dapat memotivasi lebih banyak pemuda Papua untuk terus berkarya dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Pewarta: Hendrina Dian Kandipi.