Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) yang digelar di Jayapura pada Jumat (28/8) dinilai Pemprov Papua sebagai kunci untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan menggerakkan sektor pariwisata. Kegiatan kerja sama Garuda Indonesia dan Bank Mandiri itu diharapkan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha di Papua.
JAYAPURA — Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) yang digelar di Jayapura pada Jumat (28/8) dinilai Pemprov Papua memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata. Kegiatan yang digarap Garuda Indonesia bersama Bank Mandiri ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi mobilitas orang dan barang yang lebih lancar.
Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Triwarno mengatakan, karakteristik geografis Papua yang menantang membuat akses transportasi yang baik menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Wilayah yang terhampar luas dengan medan bergunung-gunung kerap menghambat mobilitas antarwilayah.
“Kegiatan seperti ini sangat diperlukan karena seperti diketahui karakteristik geografis Papua masih menjadi tantangan sehingga membutuhkan konektivitas transportasi yang baik,” ujarnya di Jayapura, Minggu.
Triwarno mengapresiasi seluruh dunia usaha, BUMN, dan BUMD yang terus konsisten menghadirkan program-program memperluas konektivitas di Papua. Menurutnya, GATF bukan sekadar penawaran perjalanan, melainkan juga membuka peluang bagi masyarakat dalam urusan usaha, pendidikan, maupun lapangan pekerjaan.
“Kegiatan ini bukan sekadar menghadirkan penawaran perjalanan, tetapi juga diharapkan dapat menguatkan konektivitas antar wilayah, menggerakkan aktivitas ekonomi daerah, dan membuka peluang-peluang baru bagi masyarakat Papua,” kata Triwarno.
Peningkatan mobilitas warga dan barang secara tidak langsung akan memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan. Sektor pariwisata juga diharapkan ikut terangkat karena wisatawan dari dalam dan luar negeri akan lebih mudah menjangkau keindahan Papua.