Pemprov Papua Target 85-90 Persen Program Tuntas November, Gubernur Fakhiri Lantik 16 Pejabat

Penulis: Ragil  •  Selasa, 01 September 2026 | 18:16:31 WIB
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melantik 16 pejabat di Aula Lukmen, Gedung Negara Dok V, Jayapura, Selasa (1/9/2026).

JAYAPURA — Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menargetkan mayoritas program yang telah direncanakan pemerintah provinsi tuntas dan dapat dipertanggungjawabkan paling lambat November 2026. Target itu ia sampaikan langsung di hadapan 16 pejabat yang baru dilantik di Aula Lukmen, Gedung Negara Dok V, Kota Jayapura, Selasa (1/9/2026).

Fakhiri menegaskan bahwa target tersebut menuntut percepatan kerja di seluruh lini birokrasi. Ia tidak ingin program pembangunan kehilangan momentum akibat proses administratif yang berlarut-larut.

"Saya tidak mau kita terus berputar di situ. Kalau pekerjaan tertahan sampai dua bulan, kita kehilangan waktu dua bulan. Karena itu, saya minta ada percepatan," ujarnya.

November Jadi Batas Waktu Pertanggungjawaban Program

Gubernur mengharapkan seluruh program kerja sudah terealisasi dan rampung dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku sebelum akhir tahun anggaran berjalan.

"November saya berharap 85 sampai 90 persen semua yang telah kita kerjakan, baik dalam program maupun yang lainnya, sudah terselesaikan dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan," kata Fakhiri.

Ia menambahkan, pembangunan Papua membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan program tidak bisa dicapai oleh satu pihak saja.

"Pembangunan Papua tidak mungkin dilakukan oleh satu pihak atau kelompok saja. Kita membutuhkan kerja sama," tuturnya.

Pejabat Baru Diminta Jadi Penggerak Perubahan, Bukan Sekadar Administrator

Dalam arahannya, Fakhiri meminta para pejabat yang dilantik untuk melampaui tugas administratif rutin. Mereka harus mampu menerjemahkan visi misi pemerintah provinsi menjadi program yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"Saudara tidak hanya menjalankan kebijakan pemerintah, tetapi juga menjadi penggerak perubahan. Saudara harus mampu menerjemahkan visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua ke dalam program yang terukur dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," tegas Fakhiri.

Ia juga menyoroti pentingnya budaya kerja yang profesional, berintegritas, inovatif, dan kolaboratif di lingkungan Pemprov Papua.

16 Pejabat yang Dilantik Gubernur Papua

Pelantikan ini mencakup sejumlah posisi strategis, mulai dari staf ahli gubernur, asisten bidang perekonomian, hingga kepala dinas dan badan. Berikut rinciannya:

  • Yimin Weya sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan, Sumber Daya Manusia, dan Pengembangan Masyarakat Adat dan Budaya.
  • Osea Murib sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Otonomi Khusus.
  • Christian Sohilait sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan.
  • Linda Stelda Onibala sebagai Kepala Biro Organisasi.
  • Jimi S. Wanimbo sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah.
  • Triwarno Purnomo sebagai Kepala Badan Pengelola Perbatasan.
  • Elpius Hugi sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
  • Robert Lucas Nadapawi sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
  • Origenes Kambuaya sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.
  • Jeri Agus Yudianto sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
  • Marten Mediana sebagai Kepala Dinas Pendidikan.
  • Yosefince Brandame Wandosa sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
  • Rita Tokoro sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan Adat.
  • Ehud Ganfal Bless sebagai Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.
  • Herdinus Asso sebagai Kepala Bidang Bina Adat, Perlindungan, dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial, Kependudukan, dan Catatan Sipil.
  • Hamsa L sebagai Kepala Bagian Administrasi Pimpinan pada Biro Umum dan Administrasi Pimpinan.
Reporter: Ragil
Sumber: jubi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top