Sekitar 2.000 jiwa kehilangan tempat tinggal setelah kebakaran besar melanda kawasan padat penduduk Mandala di Distrik Jayapura Utara, Jayapura, Papua, Senin (31/8) siang. Ratusan rumah di dua rukun tetangga (RT) hangus dilalap api yang baru bisa dipadamkan pada malam hari.
JAYAPURA — Warga kawasan Mandala, Distrik Jayapura Utara, kini mengungsi ke rumah kerabat atau tenda-tenda darurat yang didirikan di sekitar lokasi kebakaran. Peristiwa yang terjadi Senin siang sekitar pukul 14.40 WIT itu memaksa ratusan keluarga meninggalkan rumah mereka setelah api dengan cepat membakar bangunan yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.
Kapolresta Jayapura Kota Komisaris Besar Polisi Fredrickus Maclarimboen mengatakan, kebakaran melanda dua RT dan mengakibatkan sekitar 2.000 jiwa kehilangan tempat tinggal. Data ini masih bersifat sementara karena petugas masih melakukan pendataan di lapangan.
Kobaran api baru berhasil dipadamkan pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIT. Upaya pemadaman melibatkan mobil pemadam kebakaran, water canon, serta mobil tangki penyuplai air yang dikerahkan ke lokasi.
Kawasan Mandala yang berada di pinggir pantai dan dikenal sangat padat penduduk menyulitkan petugas bergerak. Kapolresta menjelaskan, tidak ada akses jalan memadai sementara bangunan di sekitar lokasi mudah terbakar, sehingga api cepat menjalar ke rumah-rumah lain.
Hingga kini penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. "Hingga kini belum dapat dipastikan penyebab kebakaran karena saat ini anggota masih mengumpulkan data setelah api dinyatakan benar-benar padam," kata Fredrickus Maclarimboen di Jayapura.
Petugas masih menyelidiki titik awal kemunculan api dan kemungkinan faktor lain yang mempercepat perambatan. Data dari lokasi kejadian terus dikumpulkan sebelum kesimpulan resmi dikeluarkan.
Warga yang rumahnya hangus tidak hanya mengungsi ke sanak keluarga dan kenalan. Sebagian korban juga ditampung sementara di tenda-tenda pengungsian yang didirikan di sekitar Mandala.
"TNI, Polri dan Pemkot Jayapura sudah mendirikan tenda untuk para korban di sekitar Mandala," ujar Kapolresta. Bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi pengungsi mulai disalurkan oleh pemerintah kota bersama aparat keamanan.
Warga yang tinggal di kawasan pesisir ini kini menunggu kepastian langkah lanjutan dari pemerintah, termasuk kemungkinan relokasi sementara mengingat lokasi kebakaran tidak menyisakan banyak bangunan yang layak huni.