Polres Biak Numfor Padamkan Dua Titik Kebakaran Lahan di Distrik Yendidori, Water Cannon Dikerahkan

Penulis: Saiful  •  Selasa, 08 September 2026 | 08:46:01 WIB
Petugas memadamkan api di Jalan Raya Perbatasan Kampung Adoki dan Kampung Urfu, Distrik Yendidori, Biak Numfor, Papua, Senin (07/09/2026).

BIAK — Polres Biak Numfor mengerahkan satu unit Water Cannon untuk menjinakkan dua titik kebakaran lahan di Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Senin (07/09/2026). Titik pertama berada di Jalan Raya Perbatasan Kampung Adoki dan Kampung Urfu, sedangkan titik kedua terpantau di belakang Tower Telkomsel, Kampung Yendidori.

Kasi Humas Polres Biak Numfor Iptu Joko Susilo menjelaskan, sumber awal api diduga berasal dari arah belakang pantai. Bara yang tertiup angin kencang kemudian merambat ke area lahan di bagian depan hingga mendekati bahu jalan raya.

Penyemprotan Intensif hingga Titik Api Padam

Personel yang tiba di lokasi pertama langsung melakukan penyemprotan secara intensif menggunakan Water Cannon milik Polres Biak Numfor. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah api di Jalan Raya Perbatasan Adoki-Urfu berhasil dipadamkan dan tidak merambat lebih jauh.

“Tim kemudian menurunkan satu unit Water Cannon milik Polres Biak Numfor untuk mempercepat proses pemadaman,” terang Iptu Joko, Senin (07/09/2026).

Pendinginan di Lokasi Kedua untuk Cegah Api Menyala Kembali

Sementara untuk kepulan asap di belakang Tower Telkomsel Kampung Yendidori, personel melakukan pengecekan lokasi sekaligus pendinginan. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.

“Untuk kedua lokasi sudah dilakukan penanganan dan situasi saat ini aman serta kondusif. Personel masih melakukan monitoring sebagai langkah antisipasi apabila muncul titik api susulan,” ungkap Iptu Joko.

Cuaca Kering dan Angin Kencang Percepat Penyebaran Api

Iptu Joko menambahkan bahwa kondisi cuaca dan tiupan angin dapat mempercepat penyebaran api pada lahan yang mudah terbakar. Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, terlebih ketika kondisi lahan mudah terbakar. Apabila melihat asap atau titik api, segera laporkan kepada aparat terdekat agar dapat ditangani dengan cepat,” imbaunya.

Polres Biak Numfor memastikan kesiapsiagaan personel terus ditingkatkan melalui pemantauan dan patroli di sejumlah wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Reporter: Saiful
Sumber: nokenlive.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top