IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.532, 182 Saham Turun Pagi Ini

Penulis: Redaksi  •  Senin, 14 September 2026 | 11:15:01 WIB
IHSG dibuka melemah 11,25 poin atau 0,17% ke level 6.532,66 pada Senin (14/9/2026) pagi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 11,25 poin atau 0,17% ke level 6.532,66 pada perdagangan Senin (14/9/2026) pagi. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 182 saham turun, 247 saham naik, dan 268 saham stagnan. Pelemahan pagi ini melanjutkan tekanan jual yang terjadi pada penutupan Jumat lalu.

JAKARTA — IHSG dibuka di zona merah pada perdagangan Senin (14/9/2026) pukul 09.00 WIB. Indeks turun 11,25 poin atau 0,17% ke level 6.532,66. Tekanan jual masih terasa setelah Jumat lalu IHSG terkoreksi 0,73% ke level 6.541.

Data perdagangan pagi ini menunjukkan 182 saham turun, 247 saham naik, dan 268 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 1,61 miliar saham dengan nilai transaksi Rp814,12 miliar.

Sektor Barang Baku Pimpin Pelemahan

Dari 11 indeks sektoral, hanya 3 yang bertahan di zona hijau. Sektor perindustrian naik 0,27%, sektor barang konsumen non-siklikal naik 0,12%, dan sektor properti naik tipis 0,01%.

Delapan sektor lainnya berada di zona merah. Pelemahan terdalam terjadi di sektor barang baku yang turun 1,55%. Sektor transportasi menyusul dengan penurunan 1%, disusul sektor infrastruktur yang turun 0,88%.

Koreksi di sektor barang baku sejalan dengan tekanan pada saham-saham tambang yang masuk daftar top losers LQ45 pagi ini. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Antam (Persero) Tbk (ANTM), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) memimpin pelemahan.

AMMN, MEDC, dan UNTR Menahan Tekanan

Di sisi lain, tiga saham LQ45 berhasil mencatatkan penguatan. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT United Tractors Tbk (UNTR) menjadi top gainers pagi ini.

Penguatan MEDC di sektor energi menarik dicermati. Lonjakan harga minyak dunia yang menjadi pemicu koreksi Jumat lalu justru menopang saham-saham energi tertentu.

Level Support dan Resistance Jadi Acuan

Secara teknikal, IHSG saat ini bergerak di antara level support 6.448 dan 6.318. Sementara level resistance berada di 6.633 dan 6.705.

Posisi indeks di 6.532,66 masih berada di atas support terdekat. Jika tekanan jual berlanjut, level 6.448 menjadi titik yang perlu dicermati pelaku pasar.

Kekhawatiran investor terhadap lonjakan harga minyak dunia masih menjadi faktor dominan. Sentimen ini membebani pasar saham domestik sejak akhir pekan lalu.

Bagi investor ritel, fluktuasi pagi ini mencerminkan volatilitas yang masih tinggi. Total nilai transaksi Rp814,12 miliar pada satu jam pertama perdagangan menunjukkan aktivitas pasar yang cukup ramai.

Data IHSG Pukul 09.00 WIB, Senin 14 September 2026

Level6.532,66 (melemah 11,25 poin / 0,17%)
Saham naik / turun / stagnan247 / 182 / 268
Sektor hijauPerindustrian +0,27%, Konsumen Non-Siklikal +0,12%, Properti +0,01%
Sektor merah terdalamBarang Baku −1,55%, Transportasi −1%, Infrastruktur −0,88%
Volume & nilai transaksi1,61 miliar saham, Rp814,12 miliar
Top gainers LQ45AMMN (Amman Mineral), MEDC (Medco Energi), UNTR (United Tractors)
Top losers LQ45MDKA (Merdeka Copper Gold), ANTM (Antam), NCKL (Trimegah Bangun Persada)
Penutupan Jumat (11/9)6.541 (melemah 0,73%)

Data pergerakan pasar bersifat dinamis dan dapat berubah sepanjang sesi perdagangan. Bukan rekomendasi investasi.

Reporter: Redaksi
Back to top