Komunitas Colo Sagu dan Polresta Jayapura Gelar Bincang Sagu, 6 Pemuda Papua Berbagi Kisah Inspiratif

Penulis: Fajar  •  Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:46:32 WIB
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menghadiri kegiatan Bincang Sagu bersama sejumlah pejabat daerah di Taman Trisila, Jayapura.

JAYAPURA — Diskusi berlangsung santai dengan sajian sagu sebagai identitas budaya Papua. Wali Kota Jayapura Abisai Rollo, Wakil Wali Kota Rustan Saru, Ketua DPRK Jayapura, dan sejumlah pejabat daerah hadir di Taman Trisila.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen menyebut kegiatan ini sebagai ruang bagi anak muda untuk menyampaikan gagasan dan menunjukkan potensi.

"Melalui kegiatan Bincang Sagu ini, kami ingin mendorong anak-anak muda Kota Jayapura agar berani bermimpi, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi, menjaga persatuan, serta berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai," ujarnya.

Enam Narasumber Muda, Enam Latar Belakang Berbeda

Panggung Bincang Sagu diisi narasumber dari kalangan penyandang disabilitas, figur inspiratif, anggota Paskibraka tingkat nasional, pelaku industri kreatif, hingga wirausaha pertanian.

Stevani, Ketua Komunitas Tuli Jayapura, berbagi kisah tentang perjuangan membangun kepercayaan diri. Ia membuktikan penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk bekerja dan berkarya.

Yokbet Merauje atau Yoke, Putri Indonesia Perwakilan Papua 2025, mengajak pemuda tidak terpengaruh pandangan negatif orang lain. Neeltje Werimon, anggota Paskibraka Nasional 2026, menekankan pentingnya keberanian keluar dari zona nyaman dan memiliki mental kuat.

Dari jalur kreatif, Jeane Marien, animator dan ilustrator asal Papua, mendorong generasi muda terus mengembangkan keterampilan. Rio Yahuli, petani sayur di kawasan Angkasa, Jayapura, mengajak anak muda menghilangkan gengsi dan memanfaatkan potensi tanah Papua.

Pesan Wali Kota: Jangan Gengsi untuk Bekerja

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo meminta generasi muda Port Numbay mengembangkan potensi diri dan menjaga nilai budaya. Menurutnya, anak muda Papua punya kesempatan berkembang di pendidikan, olahraga, seni, industri kreatif, maupun kewirausahaan.

"Anak-anak muda Kota Jayapura harus percaya diri, terus belajar, dan berani menunjukkan kemampuan yang dimiliki. Jangan mudah menyerah dan jangan gengsi untuk bekerja. Manfaatkan potensi yang ada agar dapat menjadi generasi yang mandiri dan mampu membangun Kota Jayapura," kata Abisai.

Momentum Sumpah Pemuda untuk Persatuan

Rangkaian Bincang Sagu tidak berhenti pada berbagi cerita. Kegiatan ini menjadi wadah menumbuhkan kepercayaan diri, kreativitas, semangat kewirausahaan, serta kepedulian terhadap sesama.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 diharapkan memperkuat persatuan generasi muda Kota Jayapura. Peran nyata dalam pembangunan daerah jadi target berikutnya, dengan nilai budaya dan kebersamaan tetap dijunjung.

Reporter: Fajar
Sumber: beritapapuaterkini.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top