Pencarian

57 Anak Asli Papua Pegunungan Lulus SMA di Jawa dan Bali, 100 Siswa Baru Berangkat Tahun Ini

Rabu, 23 September 2026 • 11:31:01 WIB
57 Anak Asli Papua Pegunungan Lulus SMA di Jawa dan Bali, 100 Siswa Baru Berangkat Tahun Ini
anak asli Papua Pegunungan lulus SMA di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali melalui program afirmasi pendidikan menengah.

Puslapdik Kemendikdasmen mencatat 57 anak asli Papua Pegunungan telah menyelesaikan pendidikan SMA di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali melalui program afirmasi pendidikan menengah (Adem) sejak 2023 hingga 2026. Program berlanjut dengan memberangkatkan 100 siswa baru ke Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Skema ini menyasar anak dari keluarga kurang mampu di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

JAYAPURA — Delegasi Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikdasmen RI, Setyo Utomo, menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulis yang diterima di Jayapura, Senin. Ia menyebut program Adem sebagai jalan bagi anak-anak kurang mampu dan yang tinggal di wilayah 3T untuk memperoleh pendidikan layak.

Dari 57 lulusan tersebut, sebanyak 26 orang menempuh sekolah di Jawa Timur, 13 orang di Jawa Tengah, dan 18 orang di Bali. Mereka berasal dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan.

Delapan Kabupaten Jadi Daerah Asal Penerima Beasiswa

Kedelapan kabupaten itu adalah Jayawijaya, Yahukimo, Nduga, Tolikara, Pegunungan Bintang, Lanny Jaya, Yalimo, dan Mamberamo Tengah. Setyo menilai para lulusan ini menyimpan potensi besar bagi daerah asalnya.

"Kami tentu sangat berharap setelah menyelesaikan program studi di Pulau Jawa dan Bali, karakter, kedisiplinan dan wawasan berpikir bertambah baik dan menjadi generasi pembawa perubahan di wilayah Papua Pegunungan," ujarnya.

100 Siswa Baru Dikirim ke Empat Provinsi

Untuk tahun ini, program Adem melanjutkan pengiriman siswa dengan jumlah 100 orang. Lokasi pendidikan mereka tersebar di Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Jumlah ini lebih besar dibanding angkatan sebelumnya. Puslapdik berharap penambahan kuota tersebut memperluas jangkauan program ke lebih banyak anak di wilayah pegunungan Papua.

Dukungan Keluarga Jadi Kunci Keberhasilan

Setyo meminta orang tua memberikan dukungan penuh kepada anak-anak yang mendapat kesempatan sekolah di luar Papua. Menurutnya, dukungan itu menentukan apakah anak mampu beradaptasi dan berkembang selama menempuh pendidikan.

"Kami berharap orang tua juga harus memberikan dukungan penuh kepada anak-anaknya yang memperoleh kesempatan sekolah di luar Papua. Mereka sekolah di luar Papua supaya mereka memiliki karakter, kepribadian, semangat dan pola pikir itu berubah untuk dapat memacu potensi yang ada dalam diri supaya lebih berkembang lagi," katanya.

Ia juga berharap para lulusan menjadi contoh bagi anak-anak lain di Papua Pegunungan agar mengikuti jejak serupa. Dengan begitu, jumlah generasi terdidik dari wilayah tersebut terus bertambah dari tahun ke tahun.

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: papua.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks