Pencarian

KAI Properti Bangun Gardu di 188 dari 190 Perlintasan Kereta

Rabu, 07 Oktober 2026 • 08:50:01 WIB
KAI Properti Bangun Gardu di 188 dari 190 Perlintasan Kereta
KAI Properti menuntaskan pekerjaan sipil gardu pengawas di 188 dari 190 titik jalur pelintasan langsung hingga 4 Oktober 2026.

PAPUA — KAI Properti menuntaskan pekerjaan sipil gardu pengawas di 188 dari 190 titik jalur pelintasan langsung (JPL) hingga 4 Oktober 2026, atau sekitar 98,95 persen dari target. Percepatan ini jadi bagian dari upaya menekan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang yang tersebar di 13 wilayah Daop dan Divre KAI.

Paragraf pembuka: Pembangunan gardu pengawas di 190 titik JPL tersebar di berbagai wilayah operasional KAI. Sisa dua titik yang belum digarap dipastikan menyusul secara bertahap, menyesuaikan kesiapan lahan dan kondisi lapangan masing-masing lokasi.

Pekerjaan Sipil Rampung di 188 Titik

Hingga 4 Oktober 2026, pekerjaan sipil telah berjalan di 188 lokasi atau sekitar 98,95 persen dari keseluruhan titik yang masuk dalam program. Angka itu menempatkan KAI Properti di fase akhir pembangunan fisik, dengan fokus berikutnya pada pemasangan gardu modular dan perlengkapan pendukung.

Sejumlah lokasi sudah memasuki tahap pemasangan modular. Pekerjaan perlengkapan seperti rambu, palang, dan alat komunikasi berjalan mengikuti kesiapan masing-masing titik JPL. Pengiriman unit modular juga dilakukan bertahap ke berbagai wilayah operasional.

Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, menyebut progres di 188 lokasi sebagai bagian penting dalam mengejar penyelesaian seluruh titik yang telah ditetapkan.

"Pekerjaan saat ini sudah menjangkau 188 dari 190 lokasi. Fokus kami adalah melanjutkan penyelesaian setiap titik secara bertahap, sehingga gardu beserta fasilitas pendukungnya dapat segera siap digunakan untuk mendukung pengamanan pelintasan sebidang," ujar Bramantya dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10/2026).

739 Petugas Lulus Sertifikasi Kompetensi

Kesiapan infrastruktur dibarengi penyiapan personel. Sebanyak 739 orang dinyatakan lulus sertifikasi kompetensi dan tengah dipersiapkan memasuki tahap pendinasan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Jumlah itu mendekati total kebutuhan 748 petugas penjaga jalur (PJL) yang disiapkan untuk mendukung 190 titik JPL di 13 wilayah Daop dan Divre KAI. Prosesnya merupakan kelanjutan dari rekrutmen, seleksi, pembekalan, hingga sertifikasi yang telah dilakukan sebelumnya.

Bramantya menegaskan penyelesaian gardu dan kesiapan petugas harus berjalan beriringan karena keduanya saling berkaitan dalam operasional di pelintasan sebidang.

"Ketika pembangunan gardu dan penyediaan fasilitas pendukungnya selesai, personel yang akan bertugas juga harus berada dalam kondisi siap. Karena itu, percepatan pembangunan kami jalankan bersamaan dengan penyiapan PJL yang telah melalui proses sertifikasi kompetensi, sehingga kesiapan infrastruktur dapat diikuti dengan kesiapan petugas di lapangan," jelas Bramantya.

Pendinasan Menunggu Penetapan Wilayah

Pendinasan PJL dilakukan setelah hasil sertifikasi dan penempatan akhir personel ditetapkan sesuai kebutuhan wilayah. Dengan begitu, penyelesaian pekerjaan fisik dan penempatan petugas dapat diselaraskan dengan kesiapan setiap lokasi.

KAI Properti berkomitmen melanjutkan pembangunan gardu di 190 titik JPL beserta fasilitas pendukungnya hingga seluruh titik siap beroperasi. Percepatan pembangunan infrastruktur yang berjalan bersamaan dengan penyiapan personel diarahkan untuk meningkatkan kesiapan pengamanan pelintasan sebidang.

Penutup: Bagi pengguna kereta dan warga di sekitar jalur, rampungnya gardu beserta petugas bersertifikasi berarti pengamanan di perlintasan sebidang berjalan lebih ketat. Program ini menempatkan keselamatan pelintasan sebagai prioritas KAI Properti, sejalan dengan kebutuhan pengamanan titik-titik rawan di lintas nasional.

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks