JAYAPURA — Kepolisian Daerah (Polda) Papua memastikan tidak ada gangguan keamanan signifikan selama pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 H di wilayah hukumnya yang mencakup tiga provinsi, yakni Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Aktivitas masyarakat berjalan normal di bawah pengamanan ketat aparat.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, menyatakan bahwa dua pertiga dari total personel yang bertugas di 21 polres dan polresta dikerahkan untuk mengamankan jalannya ibadah. Pengamanan difokuskan di lokasi pelaksanaan salat Id serta tempat penyembelihan hewan kurban.
“Situasi keamanan khususnya di wilayah hukum Polda Papua dalam keadaan kondusif. Anggota tetap disiagakan, terutama di wilayah yang sedang melakukan kegiatan keagamaan,” kata Cahyo di Jayapura, Rabu.
Berdasarkan laporan yang diterima Polda Papua dari jajaran, tercatat sebanyak 49 ekor sapi dan 25 ekor kambing dikurbankan pada Idul Adha tahun ini. Daging kurban tersebut akan dibagikan kepada masyarakat sekitar oleh panitia pelaksana.
Sementara itu, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Papua mencatat angka yang lebih besar secara keseluruhan. PHBI melaporkan total 1.439 ekor sapi dan kambing dikurbankan di seluruh Tanah Papua pada momen Idul Adha 1447 H.
Pengamanan ketat ini merupakan prosedur standar Polda Papua setiap hari raya keagamaan untuk memastikan warga dapat beribadah dengan khusyuk tanpa rasa khawatir. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan insiden yang mengganggu jalannya perayaan Idul Adha di wilayah hukum Polda Papua.