PT Air Minum Jayapura Sembelih 7 Sapi Kurban Tiap Idul Adha, Daging Dibagikan ke Pegawai Non-Muslim dan Warga Sekitar

Penulis: Saiful  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 21:52:01 WIB
PT Air Minum Jayapura menyembelih tujuh sapi kurban dalam perayaan Idul Adha 1447 H.

JAYAPURA — Tujuh ekor sapi kurban telah disembelih di halaman kantor PT Air Minum Robongholo Nanwani Jayapura (Perseroda) di kawasan Entrop pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026). Kegiatan ini bukan agenda sekali-sekali, melainkan telah menjadi tradisi tahunan perusahaan pelat merah tersebut.

Daging Kurban untuk Semua, Bukan Cuma Muslim

Direktur Utama PT Air Minum Robongholo Nanwani Jayapura, Dr. Entis Sutisna, mengatakan bahwa daging kurban tidak hanya dibagikan kepada pegawai yang beragama Islam. Seluruh pegawai, termasuk yang non-muslim, serta masyarakat di wilayah sekitar kantor dan penerima lain yang telah ditentukan panitia, mendapatkan jatah daging kurban.

"Ini menjadi momentum sangat penting bagi kami sebagai wujud dan ketaqwaan kepada Allah," ujar Entis kepada wartawan, Kamis.

Mengapa Tema Tahun Ini Soal Solidaritas?

Perayaan Idul Adha tahun ini mengusung tema "meningkatkan solidaritas dan kerjasama melalui semangat berkurban". Entis menjelaskan bahwa penyembelihan hewan kurban melibatkan seluruh pegawai, baik muslim maupun non-muslim, sebagai upaya meningkatkan kepedulian sosial dan kebersamaan antartukang ledeng.

"Momentum Idul Adha ini dijadikan juga sebagai momentum kita untuk peduli kepada sesama dalam hal keterbatasan ekonomi," jelasnya.

Berat Daging Diperkirakan Naik, Target Tahun Depan 8-9 Ekor

Meskipun jumlah hewan kurban tahun ini sama dengan tahun sebelumnya, yakni tujuh ekor sapi, Entis memperkirakan total berat daging yang diperoleh lebih banyak. Hal itu, katanya, tidak lepas dari upaya Bimroh (Bimbingan Rohani Islam) yang gencar mencari sapi terbaik sehingga bisa menambah jumlah penerima saat distribusi.

"Harapannya tahun depan hewan kurban yang disembelih bisa bertambah menjadi delapan hingga sembilan ekor," ujarnya.

Yang menarik, para istri pegawai turut hadir bersama-sama menyiapkan konsumsi selama proses penyembelihan berlangsung. Entis menekankan bahwa kegiatan ini menjadi pemersatu personil dan elemen di perusahaan, tanpa membedakan posisi direksi, manajer, hingga staf.

Reporter: Saiful
Sumber: kilaspapua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top