PAPUA — Pemerintah Kota Da Nang, Vietnam, memerintahkan jajarannya untuk segera menerapkan langkah-langkah penanganan darurat tanah longsor di sepanjang Sungai Vu Gia, khususnya di segmen yang melintasi Desa My Hao. Instruksi ini dikeluarkan menyusul memburuknya erosi pasca topan nomor 12 dan 13 pada akhir tahun 2025.
Laporan dari otoritas setempat menyebutkan, longsor terjadi di sepanjang 300 meter dari total 800 meter tanggul sungai yang belum diperkuat. Di beberapa titik, tanah terkikis hingga lebih dari 30 meter ke arah daratan, mengancam 22 rumah tangga yang tinggal di zona bahaya.
Selain mengancam permukiman, longsor juga menghanyutkan dan mengubur ratusan hektar lahan pertanian warga. Kerusakan ini tidak hanya mengganggu produksi pertanian tetapi juga infrastruktur transportasi dan sistem pencegahan bencana di wilayah tersebut.
Komite Rakyat Kota Da Nang meminta Komite Rakyat Komune Vu Gia untuk segera memasang rambu peringatan dan menandai area rawan longsor. Warga setempat juga telah bergotong royong memasang penghalang sementara menggunakan karung pasir dan tiang bambu untuk menahan laju erosi.
Dalam surat instruksinya, pemerintah kota menugaskan Departemen Keuangan untuk meneliti dan mengalokasikan dana darurat bagi penanganan sementara. "Kami meminta instansi terkait untuk segera menyusun rencana dan perkiraan biaya perbaikan sambil menunggu solusi stabilisasi jangka panjang," demikian bunyi pernyataan resmi Komite Rakyat Kota Da Nang.
Pemerintah kota tidak hanya fokus pada penanganan darurat. Departemen Keuangan juga diminta untuk mengkaji alokasi modal investasi publik jangka menengah untuk periode 2026-2030. Dana ini direncanakan untuk membiayai solusi permanen guna menstabilkan tanggul dan mencegah longsor berulang.
Untuk mendukung operasi darurat, Komando Militer Kota dan Kepolisian Kota diminta menyiapkan personel dan rencana koordinasi. Sementara itu, Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup akan memantau serta membimbing penerapan solusi teknis sementara di lapangan.
Dilaporkan oleh media lokal Van Hoa, tanah longsor di sepanjang Sungai Vu Gia di Distrik Dai Loc, bekas Provinsi Quang Nam, telah menjadi ancaman tahunan. Setiap musim badai tiba, warga di sepanjang sungai harus mengemas barang-barang mereka dan mengungsi karena erosi terus menggerus lahan dan rumah mereka.
Pemerintah komune Vu Gia telah meminta dukungan mendesak dari instansi terkait untuk memperkuat bagian tanggul yang rentan. Mereka berharap bantuan segera datang agar warga dapat memulihkan produksi pertanian dan menstabilkan kehidupan pascabencana alam.