PAPUA — Peringatan dini cuaca ekstrem kembali dikeluarkan BMKG untuk wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua. Berdasarkan data prakiraan yang dirilis Jumat (12/6/2026), hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi menyelimuti hampir seluruh kota besar di provinsi ini.
Wilayah Mana yang Paling Berpotensi Hujan Lebat?
Prakirawan BMKG Ina Indah menyebutkan bahwa Kota Nabire dan Merauke masuk dalam daftar wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan. Kedua kota ini diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang yang berpotensi meningkat menjadi lebat dalam durasi singkat.
Sementara itu, Kota Jayapura dan sekitarnya diperkirakan berada dalam kondisi berawan tebal dengan potensi hujan ringan yang tidak merata. Kondisi serupa juga diprediksi terjadi di wilayah pegunungan tengah Papua, seperti Wamena dan Timika.
Imbauan BMKG: Siapkan Perlengkapan Hujan dan Pantau Informasi Terkini
BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk tetap membawa perlengkapan hujan. Perubahan cuaca yang mendadak, terutama di wilayah pesisir dan dataran rendah, perlu diantisipasi dengan memantau kanal resmi BMKG.
“Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi genangan air di jalan-jalan rendah serta pohon tumbang akibat angin kencang yang menyertai hujan lebat,” demikian pernyataan resmi BMKG yang dikutip dari rilis nasional.
Dampak Cuaca Ekstrem terhadap Aktivitas Warga
Hujan lebat yang turun secara terus-menerus berpotensi mengganggu aktivitas warga, terutama di sektor transportasi dan perikanan. Nelayan di pesisir selatan Papua diimbau tidak melaut jika kondisi angin dan gelombang dinilai membahayakan.
Untuk wilayah perkotaan seperti Nabire dan Merauke, genangan air di titik-titik rendah sering kali menjadi masalah utama saat hujan deras mengguyur. Pemerintah daerah setempat biasanya menyiagakan tim tanggap darurat untuk mengantisipasi banjir lokal.
Apa yang Harus Dilakukan Warga?
BMKG merekomendasikan warga untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan disertai petir. Selain itu, pastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat agar tidak terjadi banjir mendadak.
Bagi warga yang hendak bepergian, disarankan untuk mengecek prakiraan cuaca terkini melalui aplikasi resmi BMKG atau media sosial terverifikasi sebelum berangkat.