Pencarian

Pemkab Jayapura Gandeng 120 Akademisi dan Mahasiswa dalam Ekspedisi Patriot 2026 untuk Bangun Transmigrasi Berkelanjutan

Selasa, 28 Juli 2026 • 19:20:49 WIB
Pemkab Jayapura Gandeng 120 Akademisi dan Mahasiswa dalam Ekspedisi Patriot 2026 untuk Bangun Transmigrasi Berkelanjutan
akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi akan turun ke Kabupaten Jayapura mulai 1 Agustus 2026 dalam Program Ekspedisi Patriot 2026.

JAYAPURA — Sebanyak 120 akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia akan turun ke Kabupaten Jayapura mulai 1 Agustus 2026. Mereka tergabung dalam Program Ekspedisi Patriot 2026, sebuah inisiatif yang digandeng Pemkab Jayapura untuk merumuskan ulang model pembangunan kawasan transmigrasi.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menghadirkan inovasi dan memperkuat pemberdayaan ekonomi lokal. “Kami harapkan program ini tidak hanya memberikan dampak bagi masyarakat transmigrasi, tetapi juga menjangkau Orang Asli Papua di sekitar kawasan transmigrasi,” katanya di Jayapura, Selasa.

Petani Kakao dan UMKM Jadi Sasaran Pendampingan

Basri menyebutkan masih banyak OAP yang telah mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas kakao. Menurutnya, kelompok ini perlu memperoleh kesempatan yang sama dalam program pendampingan dan pengembangan kapasitas. “Pendampingan terhadap petani kakao, pelaku UMKM, serta kelompok usaha, menjadi modal penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Program Ekspedisi Patriot 2026 tidak hanya berfokus pada riset. Hasil penataan, pemerataan, dan kajian yang dihasilkan selama ekspedisi diharapkan menjadi basis data komprehensif bagi pemerintah daerah. Data ini akan digunakan untuk merumuskan kebijakan pembangunan, khususnya di wilayah transmigrasi dan sekitarnya.

Mengapa Transmigrasi Harus Inklusif?

Selama ini, pembangunan kawasan transmigrasi kerap berjalan terpisah dari masyarakat adat di sekitarnya. Pemkab Jayapura ingin memutus sekat itu. Dengan melibatkan akademisi, pemerintah berharap muncul rekomendasi kebijakan yang lebih terpadu—tidak hanya untuk warga transmigran, tetapi juga untuk OAP yang selama ini hidup berdampingan.

Pemkab Jayapura menyampaikan apresiasi atas terpilihnya daerah mereka sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Ekspedisi Patriot 2026. Program ini dinilai sebagai momentum untuk mempercepat pembangunan yang lebih merata di Bumi Cenderawasih.

Bagikan
Sumber: papua.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks