Pencarian

Gubernur Papua Tengah Sebut Pembangunan Dogiyai untuk Warga, 74 Motor Ojek Disiapkan untuk Pemuda

Senin, 07 September 2026 • 19:31:01 WIB
Gubernur Papua Tengah Sebut Pembangunan Dogiyai untuk Warga, 74 Motor Ojek Disiapkan untuk Pemuda
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menyampaikan pembangunan di Kabupaten Dogiyai ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat setempat.

NABIREGubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan pembangunan yang berjalan di Kabupaten Dogiyai, baik yang dikerjakan Bupati Yudas Tebai, Wakil Bupati Yuliten Anouw, maupun Pemprov Papua Tengah, diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Hal ini ia sampaikan saat berdialog dengan ASN dan warga di aula Kingmi Digikotu Mowanemani, Senin (7/9/2026).

“Bupati Dogiyai sudah melakukan beberapa pembangunannya dan kita akan bangun untuk dinikmati orang Dogiyai. Kita akan buat beberapa hal, saya sudah bicara dengan Bupati nanti mereka akan siapkan dokumen-dokumennya dan dikasi ke saya dan tahun depan akan kita bangun,” kata Nawipa dalam keterangan yang diterima di Nabire.

Jabatan Kepala Dinas untuk Putra Dogiyai Akan Bertambah

Nawipa mengungkapkan, sebelum Provinsi Papua Tengah terbentuk, tidak ada putra Dogiyai yang menduduki jabatan di pemerintahan provinsi. Kondisi itu kini berubah.

Saat ini terdapat tiga orang asal Dogiyai yang menjabat kepala dinas di lingkungan Pemprov Papua Tengah. Selain itu, 47 orang lainnya menempati posisi eselon III dan IV.

“Nanti Januari [2027], kita tambah satu kepala dinas, kepala Dinas Pendidikan orang asli Dogiyai sehingga jadi empat [orang kepala dinas asal Dogiyai]. Bagi-bagi jabatan ini adalah budaya orang Mee, karena Provinsi Papua Tengah ini adalah milik kita semua,” ujarnya.

74 Motor Ojek Disiapkan untuk Pemuda

Pemprov Papua Tengah tahun ini mengalokasikan 74 unit kendaraan roda dua bagi pemuda Dogiyai yang ingin bekerja sebagai tukang ojek. Jumlah tersebut direncanakan bertambah pada tahun depan.

“Kita juga akan memperkuat transportasi ojek di wilayah Dogiyai sebagai upaya menciptakan lapangan kerja bagi pemuda yang belum bekerja,” kata Nawipa.

Selain itu, bantuan bahan bangunan seperti seng dan paku akan dibagikan kepada masyarakat yang memiliki KTP dan KK. Program ini menyasar seluruh warga Papua Tengah agar dapat memiliki rumah layak huni.

Koperasi Kopi Moanamani dan Rekrutmen Guru MAPEGA

Pemprov Papua Tengah berencana membentuk koperasi untuk menampung hasil kopi petani Dogiyai. Sistem ini dirancang agar petani menjual kopi ke koperasi, kemudian koperasi yang memasarkan hasilnya.

“Petani kerja jual [kopi] ke koperasi, koperasi jual [pasarkan kopi dari petani], petani dapat uang dan koperasi dapat uang. Ini cara-cara ke depan. [Kita] harus kreatif berinovasi dalam membangun daerah ini,” jelas Nawipa.

Di sektor pendidikan, program MAPEGA (Majukan Pendidikan Gratis Anak) yang merekrut guru kontrak untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) telah berjalan. Pemprov akan menambah sarjana pendidikan tahun depan dan merekrut guru honorer Sekolah Dasar sebagai tenaga pengajar dalam program tersebut.

Nawipa meminta masyarakat Dogiyai mendukung kepemimpinan bupati, wakil bupati, gubernur, dan wakil gubernur. Menurutnya, dukungan warga menjadi kunci agar pembangunan di delapan kabupaten di Papua Tengah berjalan optimal.

“Nanti orang lain yang datang menikmati. Jadi bagaimana kita bicara dari hati ke hati untuk bersatu membangun negeri ini. Kita pasti bisa. Tinggal bagaimana kita menjaga stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi, serta pengembangan pembangunan,” tutupnya.

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jubi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks