JAYAPURA — Gubernur Papua Matius Fakhiri menyebut pembangunan jalur utara menjadi prioritas utama pengembangan infrastruktur daerah. Koridor ini dinilai lebih cepat direalisasikan ketimbang akses menuju wilayah pegunungan yang masih menghadapi berbagai kendala teknis dan geografis.
"Pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan sehingga pengembangan koridor utara kami menilai dapat direalisasikan lebih cepat," kata Fakhiri di Jayapura, Senin.
Integrasi Darat dan Laut untuk Tekan Biaya Logistik
Pemprov Papua tidak hanya fokus pada pembangunan jalan darat. Rencana ini akan saling melengkapi dengan pengembangan transportasi laut yang tengah disiapkan pemerintah pusat. Integrasi dua moda transportasi itu diharapkan memperlancar distribusi barang dan menekan biaya logistik yang selama ini menjadi beban utama masyarakat.
"Mobilitas menjadi lebih cepat, distribusi barang lebih murah, dan ekonomi kampung akan tumbuh lebih baik," ujar Gubernur.
Dampak ke Pelayanan Publik dan Ekonomi Kampung
Konektivitas yang terbangun tidak hanya berdampak pada aktivitas ekonomi. Gubernur menambahkan, akses yang lebih baik akan memperkuat pelayanan publik hingga ke daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau. Pemerataan pembangunan pun diyakini bisa berjalan lebih efektif.
Distribusi barang yang murah dan mobilitas warga yang cepat menjadi kunci utama. Kampung-kampung yang selama ini terisolasi diharapkan bisa terhubung dengan pasar dan pusat layanan pemerintah.
Keterbatasan Fiskal Daerah, Harap Dukungan Pusat
Meski optimistis, Pemprov Papua mengakui keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi kendala utama. Proyek infrastruktur berskala besar seperti jalur utara membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
"Kami berharap pemerintah pusat memberikan dukungan agar pembangunan jalur utara dapat segera direalisasikan," kata Fakhiri.
Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan konektivitas yang merata. Gubernur optimistis pengembangan jalur utara yang terintegrasi dengan transportasi laut akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses yang lebih mudah terhadap perdagangan dan investasi.