Bos Danantara Panggil Petinggi BRI, Mandiri, BNI, BTN: Target Kinerja Perbankan BUMN Dievaluasi

Penulis: Fajar  •  Senin, 15 Juni 2026 | 21:53:31 WIB
Kepala BP BUMN Dony Oskaria memimpin rapat evaluasi kinerja empat bank BUMN di kantor pusat Danantara.

PAPUA — Empat bank BUMN—BRI, Mandiri, BNI, dan BTN—kini berada dalam pengawasan ketat Danantara. Dony Oskaria yang menjabat Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara memimpin langsung rapat evaluasi kinerja yang berlangsung di kantor pusat Badan Pengelola BUMN.

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Dony meminta jajaran direksi dan komisaris Himbara untuk memastikan penyaluran kredit benar-benar menyentuh sektor riil yang membuka lapangan kerja.

Kredit Produktif Jadi Prioritas, Bukan Sekadar Target Tumbuh

Dalam rapat tersebut, Dony menekankan bahwa kinerja positif yang sudah diraih bank-bank Himbara harus diarahkan ke pembiayaan yang inklusif dan bernilai tambah. "Perbankan BUMN memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Dukungan pembiayaan harus terus diarahkan kepada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Dony dalam pernyataan resmi.

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa Danantara tak akan memberi toleransi pada bank BUMN yang hanya mengejar pertumbuhan kredit tanpa dampak ekonomi. BRI yang fokus pada UMKM, Mandiri di segmen korporasi, BNI di pasar menengah, dan BTN di sektor perumahan diminta menyelaraskan portofolio dengan agenda pembangunan nasional.

Fondasi Stabilitas Sistem Keuangan

Dony menyebut perbankan BUMN sebagai fondasi penting bagi stabilitas sistem keuangan nasional. Keempat bank Himbara menguasai lebih dari separuh aset perbankan Indonesia, sehingga setiap kebijakan yang diambil akan langsung terasa di pasar uang dan sektor riil.

Rapat evaluasi ini juga menjadi ajang untuk mengidentifikasi hambatan penyaluran kredit di sektor-sektor prioritas seperti infrastruktur, pertanian, dan industri manufaktur. Bank-bank diminta menyusun peta jalan pembiayaan yang lebih agresif namun tetap prudent.

Langkah ini menjadi ujian pertama bagi Danantara di bawah komando Dony Oskaria dalam mengelola perbankan BUMN. Jika berhasil, Himbara tak hanya akan mencetak laba tinggi, tapi juga menjadi lokomotif ekonomi yang benar-benar dirasakan masyarakat luas.

Reporter: Fajar
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top