Jadwal KM Sinabung Rute Surabaya-Jayapura via Bitung dan Biak, Berlayar 20 Juli hingga 3 Agustus 2025

Penulis: Yasir  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 17:17:31 WIB
KM Sinabung kembali beroperasi melayani rute Surabaya-Jayapura via Bitung dan Biak mulai 20 Juli hingga 3 Agustus 2025.

JAYAPURA — PT Pelni memastikan KM Sinabung kembali beroperasi melayani jalur pelayaran dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Jayapura, Papua. Kapal penumpang ini akan melewati sejumlah titik singgah utama, yakni Bitung di Sulawesi Utara dan Biak di Papua, dengan jadwal keberangkatan perdana pada 20 Juli 2025.

Jadwal pelayaran tersebut berlaku hingga 3 Agustus 2025. Kepastian ini disampaikan Pelni setelah KM Sinabung menyelesaikan proses docking atau perawatan rutin yang dilakukan secara berkala untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Rute dan Waktu Tempuh Pelayaran

Berdasarkan jadwal yang dirilis, KM Sinabung akan menempuh perjalanan dari Surabaya menuju Bitung sebagai pelabuhan transit pertama. Dari Bitung, kapal kemudian melanjutkan perjalanan ke Biak sebelum akhirnya tiba di Jayapura.

Setiap kali sandar di pelabuhan, kapal akan melakukan bongkar muat penumpang dan barang. Pelni mengimbau calon penumpang untuk tiba di pelabuhan setidaknya dua jam sebelum jadwal keberangkatan guna mengantisipasi pemeriksaan tiket dan dokumen perjalanan.

Kapal Selesai Dock, Siap Layani Penumpang

Proses docking yang dijalani KM Sinabung merupakan bagian dari standar operasional Pelni untuk memastikan seluruh sistem navigasi, mesin, dan fasilitas kapal berfungsi optimal. Setelah dinyatakan laik laut, kapal langsung dimasukkan ke dalam jadwal operasional untuk periode 20 Juli hingga 3 Agustus 2025.

KM Sinabung merupakan salah satu kapal andalan Pelni di wilayah timur Indonesia. Kapasitas angkutnya mencakup penumpang kelas ekonomi hingga eksekutif, serta ruang kargo untuk pengiriman logistik antarwilayah.

Tiket Tersedia di Kanal Resmi Pelni

Pemesanan tiket untuk rute ini sudah dapat dilakukan melalui aplikasi Pelni, situs resmi, serta loket-loket pelabuhan. Pelni mengingatkan agar penumpang tidak membeli tiket melalui calo atau perantara tidak resmi untuk menghindari pungutan liar.

Bagi warga Papua yang hendak bepergian ke luar daerah atau sebaliknya, jadwal ini menjadi alternatif transportasi laut yang lebih terjangkau dibandingkan moda udara. Pelni juga membuka layanan pengiriman barang dengan tarif yang disesuaikan dengan volume dan berat muatan.

Reporter: Yasir
Sumber: kupang.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top