PAPUA — Balapan yang berlangsung dalam kondisi trek kering setelah sempat diguyur hujan ringan satu jam sebelum start menyajikan duel sengit sejak lap pertama. Antonelli, yang start dari posisi kedua, langsung menekan Verstappen di tikungan Les Combes dan berhasil memimpin pada lap ke-7 setelah melewati pembalap Red Bull itu lewat manuver berani di ujung Kemmel Straight.
Kunci kemenangan Antonelli terletak pada eksekusi pit stop yang sempurna. Mercedes memanggilnya masuk lebih awal pada lap ke-14 untuk mengganti ban medium ke hard, sementara Verstappen baru masuk dua lap kemudian. Keunggulan waktu di pit lane itu memberi Antonelli keunggulan 3,2 detik yang tak pernah terkejar hingga akhir balapan.
“Kami punya ritme yang luar biasa hari ini. Tim melakukan pekerjaan brilian dalam strategi, dan saya bisa menjaga ban tetap hidup sampai lap terakhir,” ujar Antonelli dalam wawancara usai balapan.
Berlomba di hadapan puluhan ribu pendukung Belanda yang memadati tribun Spa, Verstappen justru tampil di bawah performa terbaiknya. Masalah keseimbangan mobil membuatnya kesulitan mengejar Antonelli, terutama di sektor tengah yang penuh tikungan cepat. Pembalap Red Bull itu terlihat beberapa kali kehilangan traksi saat keluar tikungan.
“Kami tidak cukup cepat hari ini. Mercedes lebih kuat di hampir semua sektor. Kami harus bekerja keras untuk kembali ke depan di balapan berikutnya,” kata Verstappen saat ditemui di paddock.
Persaingan sengit terjadi untuk posisi kedua antara Charles Leclerc (Ferrari) dan Lando Norris (McLaren). Leclerc berhasil mempertahankan posisinya setelah duel roda-ke-roda di lap ke-32, sementara Norris harus puas finis keempat setelah terkena penalti 5 detik karena melebihi batas trek.
Klasemen sementara F1 2026 masih dipimpin Verstappen dengan keunggulan 18 poin atas Antonelli. Seri selanjutnya akan berlangsung di Hungaria pada akhir pekan depan.