PAPUA — Meski data durasi belum tersedia, Reflect sudah menyediakan dua fitur utama untuk mengelola kebiasaan pemakaian. Pertama, break reminders — pengingat istirahat yang muncul setelah pengguna menggunakan Claude dalam jangka waktu tertentu. Pengguna bisa memilih interval pengingat: setiap 15, 30, atau 45 menit, atau setiap beberapa jam.
Kedua, quiet hours — jam larangan pakai yang dirancang untuk menghalangi akses ke Claude di jam-jam tertentu. Pengaturan ini bisa dibuat berbeda untuk setiap hari dalam seminggu. Misalnya, Senin pukul 17.00–20.00 diblokir, sementara Sabtu cukup pukul 12.00–16.00.
Seperti kebanyakan fitur manajemen waktu layar, semua pengingat dan pembatasan ini bisa diabaikan kapan saja. Pengguna tetap bisa mengakses Claude meski sedang dalam jam larangan. Untuk mengubah pengaturan pengingat istirahat, buka bagian Time and focus di menu pengaturan.
Di bagian bawah dashboard Reflect, terdapat seksi AI fluency. Di sini, Claude akan memberikan rekomendasi yang disesuaikan dengan kebiasaan pemakaian pengguna. Misalnya, jika Claude mendeteksi pengguna sering mengulang konteks atau pertanyaan yang sama, sistem akan menyarankan penggunaan fitur Projects untuk mengelompokkan prompt agar tidak perlu mengetik ulang.
Dalam pengujian, fitur ini terbukti membantu pengguna memakai Claude dengan lebih cerdas dan efisien. Bagi pengguna yang merasa mulai terlalu sering bergantung pada chatbot, mencoba rekomendasi dari Reflect bisa menjadi langkah awal yang baik.
Fitur ini tersedia secara gratis untuk seluruh pengguna Claude, baik versi web maupun aplikasi. Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan fitur serupa di wilayah Indonesia secara spesifik, namun dashboard Reflect bisa diakses langsung melalui akun Claude masing-masing.