JAYAPURA — Pemerintah Provinsi Papua tidak ingin peringatan kemerdekaan tahun ini berjalan sepi. Wagub Aryoko meminta warga menjadikan momen ini lebih meriah dari perhelatan Piala Dunia, bukan sekadar seremonial belaka.
"Menjelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI harus lebih meriah daripada pelaksanaan Piala Dunia," ujarnya di Jayapura, Sabtu.
Aryoko menegaskan peringatan kemerdekaan adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan perjuangan para pendiri bangsa. Menurutnya, semangat nasionalisme harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan hanya dalam pidato.
"Peringatan kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum memperkuat semangat nasionalisme, mempererat persatuan, dan meneguhkan komitmen bersama dalam melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa," kata Aryoko.
Pemprov Papua telah menyiapkan sejumlah agenda sepanjang bulan kemerdekaan. Selain pembagian Bendera Merah Putih secara gratis, pemerintah juga akan memfasilitasi pasar UMKM dan petani lokal agar roda ekonomi masyarakat tetap bergerak.
"Kami telah menyiapkan berbagai kegiatan selama bulan kemerdekaan, pembagian Bendera Merah Putih hingga pasar UMKM dan petani lokal," jelasnya.
Partisipasi warga tidak hanya diukur dari kehadiran saat upacara. Aryoko mengimbau masyarakat turut aktif menjaga kebersihan lingkungan serta memelihara keamanan dan ketertiban selama perayaan berlangsung.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus mendorong partisipasi berbagai pihak dalam menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Tema nasional HUT Ke-81 Kemerdekaan RI 2026, "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur," menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat persatuan dan bekerja bersama membangun Indonesia.
"Melalui persatuan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, saya yakin Papua akan semakin maju, inklusif, dan berdaya saing serta memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur," tutup Aryoko.