SENTANI — Sebanyak 200 anak usia dini dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Jayapura mengikuti lomba mewarnai gambar logo pelayanan OSS di Hotel Grand Papua, Sentani, Sabtu (22/8/2026). Lomba ini digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Jayapura bekerja sama dengan media Tribun.com dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kepala DPM-PTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST. M.Sos, mengungkapkan jumlah peserta terbagi merata. "Peserta berjumlah 200 anak terdiri dari TK berjumlah 100 anak dan SD berjumlah 100 anak," katanya kepada wartawan di sela-sela acara.
Pihaknya menegaskan kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh instansinya. Lomba mewarnai gambar logo pelayanan OSS ini menyasar anak usia dini sebagai bentuk pengenalan sejak awal.
Gustaf menjelaskan tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai sarana edukasi publik. Pengenalan logo OSS sebagai simbol pelayanan perizinan terpadu diharapkan dapat dipahami oleh anak-anak maupun orang tua yang mendampingi.
"Peserta yang ikut tanpa dipungut biaya pendaftaran dengan memperebutkan uang pembinaan dari juara 1, II, III tingkat SD dan TK," ungkapnya. Ia menambahkan terselenggaranya acara ini tidak lepas dari dukungan sejumlah sponsor yang turut menyukseskan.
Asisten II bidang perekonomian dan pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Dr. Abdul Rahman Basri, S.Sos., M.KP, mengapresiasi inisiatif ini. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dalam bersinergi dengan berbagai mitra untuk membangun daerah.
"Pemerintah mengapresiasi dengan berbagai kolaborasi yang dilakukan melalui upaya menggalang masyarakat. Kita melakukan pembinaan kepada masyarakat khususnya anak usia dini melalui wadah edukasi lomba mewarnai gambar logo pelayanan OSS," ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas anak-anak sejak dini. "Harapannya, mampu meningkatkan kualitas anak-anak sejak dini untuk dapat mengenali berbagai apa yang mereka lakukan dengan meningkatkan kredibilitas dan imajinasi dalam mengembangkan daya nalar guna berkreativitas mewarnai pelayanan logo OSS," harapnya.
Abdul Rahman menegaskan kegiatan ini sejalan dengan visi Kabupaten Jayapura, yaitu Kasih Mempersatukan Perbedaan. Implementasi program dan kebijakan pelayanan sistem perizinan online atau OSS menjadi bagian dari upaya mempermudah akses layanan publik bagi masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, media, dan sponsor dalam ajang ini diharapkan menjadi contoh sinergi positif. Pengenalan layanan digital sejak dini dinilai penting seiring transformasi birokrasi yang terus berjalan di lingkungan Pemkab Jayapura.